Gempa M5,9 Guncang Laut Maluku, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
- 22 Mei 2026 09:29 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah Laut Maluku pada Jumat, 22 Mei 2026 pagi. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami Wijayanto mengatakan, gempa terjadi pukul 08.05.09 WIB dengan episenter berada di koordinat 1,17 derajat Lintang Utara dan 126,14 derajat Bujur Timur. “Lokasi gempa berada di laut pada jarak 117 kilometer arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara dengan kedalaman 38 kilometer,” ujar Wijayanto dalam keterangan resmi BMKG, Jumat.
BMKG menjelaskan, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas deformasi batuan di dalam Lempeng Laut Maluku. Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa memiliki mekanisme pergerakan geser naik atau oblique thrust. “Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk gempa dangkal akibat aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku,” kata Wijayanto.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Di wilayah Batang Dua, guncangan dirasakan pada skala III-IV MMI, sementara di Sofifi, Halmahera Barat, Tidore, dan Manado dirasakan pada skala II-III MMI.
BMKG menyebut, hingga pukul 08.20 WIB belum terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan atau aftershock. Meski demikian, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
BMKG juga mengingatkan masyarakat agar hanya memperoleh informasi resmi melalui kanal komunikasi resmi BMKG, termasuk media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, kanal Telegram InaTEWS BMKG, maupun aplikasi InfoBMKG.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....