SMAN 2 Ternate Disiapkan Jadi Pusat STEM dan Robotik Maluku Utara
- 18 Mei 2026 14:59 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menjadikan kegiatan robotik dan STEM sebagai agenda tahunan pendidikan di daerah. Program tersebut diproyeksikan berpusat di SMA Negeri 2 Ternate sebagai pusat pengembangan akademik berbasis teknologi dan robotik.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah saat membuka Pameran Expo dan Camp Robotik Tahun 2026 di lingkungan sekolah tersebut, Senin 18 Mei 2026.
Menurut Abubakar, pemerintah daerah akan memperluas cakupan kegiatan dari sekadar expo robotik menjadi pengembangan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) secara terintegrasi.
“Ke depan kami akan mengagendakan ini menjadi kegiatan tahunan dan diintervensi langsung oleh dinas sebagai kegiatan rutin. Cakupannya akan diperluas menjadi robotik dan STEM,” ujar Abubakar.

Ia menjelaskan, Pemprov Maluku Utara tengah menyiapkan dua pusat pengembangan minat dan akademik siswa. SMA Negeri 1 Ternate difokuskan pada pembinaan minat dan bakat, sementara SMA Negeri 2 Ternate diarahkan menjadi pusat pelaksanaan STEM dan robotik di Maluku Utara.
Kegiatan Pameran Expo dan Camp Robotik 2026 sendiri diikuti 64 peserta dari SMA dan SMK di Maluku Utara, serta melibatkan 25 peserta dari Universitas Khairun.
Abubakar menilai perkembangan teknologi dan robotik telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk pelayanan publik dan dunia kerja. Ia mencontohkan transformasi digital yang mulai diterapkan di Jakarta, di mana sejumlah layanan telah menggunakan teknologi robotik untuk menggantikan pekerjaan manual manusia.
Menurutnya, perubahan teknologi akan berdampak langsung pada struktur ketenagakerjaan di masa depan. Sejumlah pekerjaan diprediksi hilang akibat otomatisasi, namun pada saat yang sama akan muncul peluang kerja baru yang membutuhkan kemampuan teknologi dan inovasi digital.
“Ini bukan sekadar kegiatan untuk mengasah keterampilan akademik, tetapi cara kita menjemput masa depan,” katanya.
Ia menegaskan, generasi muda Maluku Utara harus dipersiapkan sejak dini agar mampu bersaing dalam era transformasi digital. Penguasaan teknologi, kata dia, akan menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi perubahan dunia kerja hingga tahun 2030 dan seterusnya.
Karena itu, Abubakar mengapresiasi pihak sekolah, guru, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dinilai telah memberi kontribusi nyata terhadap kesiapan sumber daya manusia di masa depan.
“Kita harus menjemput masa depan dengan cara yang lebih baik dan lebih akademis, dengan menyiapkan generasi muda yang mampu mengisi peluang kerja baru akibat perkembangan teknologi,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....