Warga Akehuda Keluhkan Banjir, DPRD Malut Bakal Panggil PUPR

  • 15 Mei 2026 18:31 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Warga Kelurahan Akehuda, Kota Ternate, kembali mengeluhkan persoalan banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan. Keluhan itu disampaikan langsung kepada Anggota DPRD Maluku Utara, Machmud Esa saat kegiatan reses di wilayah tersebut.

Ketua RT 11 Akehuda, Karim Merua, mengatakan banjir bukan lagi persoalan baru bagi warga setempat. Menurutnya, hampir setiap hujan deras, sejumlah wilayah di Akehuda terendam akibat buruknya sistem drainase dan saluran air yang tidak mampu menampung debit air dari daerah ketinggian.

“Kalau setiap hujan tentu kelurahan ini kerap terjadi banjir,” ujar Karim.

Ia menjelaskan, saluran air di kawasan tersebut masih berukuran kecil dan sebagian wilayah bahkan belum memiliki drainase yang memadai. Kondisi itu diperparah dengan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.

Karim mengungkapkan, pada 2025 lalu pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) telah melakukan pemetaan untuk penanganan banjir di Akehuda. Namun hingga kini, menurutnya belum ada tindak lanjut nyata selain survei lapangan.

“Dengan Pak Esa hadir di tengah-tengah kita sebagai anggota dewan yang membidangi infrastruktur, saya minta tolong kalau boleh ini bisa diselesaikan,” katanya.

Salah satu warga Akehuda menyampaikan aspirasi langsung kepada Anggota DPRD Maluku Utara, Machmud Esa, saat reses di kantor Lurah Akehuda.(Foto: RRI/Yudi).

Ia menambahkan, wilayah yang paling terdampak banjir berada di RT 4 dan RT 5 karena menjadi titik tampungan air kiriman dari Kelurahan Tubo.

Keluhan serupa juga disampaikan Lurah Akehuda, Farida Saleh. Ia mengaku setiap hujan deras dirinya bersama warga selalu waswas karena air kerap masuk hingga ke rumah warga.

“Kalau hujan deras, yang lain bisa tidur nyenyak, tetapi tidak bagi saya dan Ketua RT 5. Air masuk sampai di dapur warga,” ujarnya.

Farida menilai persoalan banjir mulai muncul setelah pembangunan runway bandara. Sebelumnya, saluran air mengalir langsung ke pantai sehingga kawasan Akehuda tidak pernah mengalami banjir meski diguyur hujan deras.

“Dulu salurannya lurus ke pantai. Akehuda tidak pernah banjir sebesar apa pun hujannya,” katanya.

Menanggapi aspirasi warga, Machmud Esa berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk BWS dan Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara untuk memastikan penanganan banjir segera dilakukan.

“Saya akan cek lagi di PUPR dan BWS karena sudah pernah turun ukur. Jika memang bisa dibangun, akan kita dorong agar masalah ini segera diatasi,” ujarnya.

Selain di Kota Ternate, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Maluku Utara itu juga menggelar reses di Kabupaten Halmahera Barat. Dalam setiap kunjungannya, ia mengaku aktif berdialog dengan warga untuk menyerap kebutuhan masyarakat, mulai dari penerangan kuburan, bantuan bagi ibu-ibu Posyandu, hingga pembukaan akses jalan di Ternate sepanjang lebih dari satu kilometer.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....