Bupati Haltim Pastikan Penanganan Banjir Dorolamo dan Martana Jaya Berlanjut

  • 02 Jun 2026 19:30 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Haltim – Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, memastikan pemerintah daerah akan melanjutkan penanganan banjir yang melanda Desa Dorolamo dan Desa Martana Jaya, Kecamatan Maba Tengah. Kepastian tersebut disampaikan saat dirinya meninjau langsung sejumlah titik terdampak banjir sekaligus bertemu warga dan pemangku kepentingan setempat, Selasa 2 Juni 2026.

Dalam kunjungan itu, Ubaid meninjau lokasi-lokasi yang terdampak banjir sejak 20 Mei lalu untuk melihat langsung kondisi lapangan. Ia juga mendengarkan berbagai masukan dari masyarakat terkait dampak banjir yang mengganggu aktivitas dan kehidupan sehari-hari warga.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah, Ubaid memimpin pertemuan bersama warga, pemerintah desa, instansi teknis, serta pihak perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Pertemuan itu membahas langkah-langkah lanjutan yang akan dilakukan guna mencegah terulangnya bencana serupa pada masa mendatang.

Menurut Ubaid, penanganan banjir tidak cukup dilakukan melalui langkah darurat semata, tetapi harus menyentuh akar permasalahan. Karena itu, pemerintah daerah akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh sebelum menetapkan program penanganan jangka panjang.

“Karena ini persoalan teknis, saya akan memanggil dinas-dinas terkait untuk membicarakan langkah lanjutan yang akan diambil. Kita ingin memastikan penanganan yang dilakukan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” katanya.

Bupati juga meminta dukungan seluruh pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar kawasan terdampak banjir. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam upaya penanganan bencana secara berkelanjutan.

“Untuk sementara waktu, saya meminta tidak ada aktivitas penebangan kayu dalam radius satu kilometer dari kawasan permukiman warga. Kegiatan perusahaan tetap bisa berjalan, tetapi harus berada di luar batas yang telah disepakati bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ubaid menjelaskan bahwa tim teknis akan melakukan survei dan pemetaan lapangan untuk mengidentifikasi penyebab utama terjadinya banjir. Hasil kajian tersebut nantinya menjadi dasar dalam penyusunan program penanganan yang lebih efektif dan terukur.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai karena sebagian kewenangan berada pada instansi tersebut. Langkah itu dilakukan agar proses penanganan dapat berjalan lebih cepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya pastikan penanganan lanjutan akan segera dilakukan karena persoalan ini bersifat mendesak dan strategis. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat dari ancaman banjir di masa mendatang,” ucapnya tegas.

Sejumlah program yang telah disiapkan pemerintah daerah antara lain pembangunan kanal baru, pintu air, gorong-gorong, serta jembatan penghubung pada beberapa titik. Selain itu, pemasangan bronjong juga akan dipertimbangkan pada kawasan yang dinilai rawan longsor dan abrasi.

Usai meninjau lokasi banjir di Desa Dorolamo, Bupati Ubaid melanjutkan kunjungan ke SD Negeri Martana Jaya dan SMP Negeri Satu Atap Martana Jaya. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas belajar mengajar tetap berjalan baik pascabanjir yang melanda wilayah itu.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala BPBD Halmahera Timur Darso Gajal, jajaran pemerintah daerah, Camat Maba Tengah, kepala desa setempat, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Kehadiran seluruh pihak diharapkan memperkuat sinergi dalam mewujudkan penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....