Reses di Akehuda, Machmud Esa Paparkan Kawasan Ekonomi Baru Ternate
- 15 Mei 2026 16:20 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, Machmud Esa, memaparkan sejumlah gagasan pembangunan strategis saat menggelar reses di Kantor Lurah Akehuda, Ternate, Jumat 15 Mei 2026. Kedatangan politisi Gerindra itu disambut antusias Lurah Akehuda Farida Saleh, dan warganya.
Dalam pertemuan tersebut, Machmud menyoroti rencana reklamasi pesisir di wilayah Ternate Utara hingga pembangunan jalur penghubung kawasan barat Pulau Ternate sebagai upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata.
Machmud mengatakan, sejak dilantik pada 2024 dirinya mulai memperjuangkan proyek reklamasi dari Kelurahan Tafure hingga Batu Angus sepanjang kurang lebih tiga kilometer.
Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kota Ternate, hingga sejumlah balai teknis seperti Balai Wilayah Sungai, Balai Jalan dan Jembatan, serta Balai Cipta Karya untuk mendukung realisasi proyek tersebut.
“Saya sudah melakukan usaha-usaha yang salah satunya adalah reklamasi dari Kelurahan Tafure tepatnya di Daulasi sampai ke Batu Angus yang kurang lebih tiga kilometer,” ujarnya.
Menurut Machmud, usulan reklamasi awalnya dirancang sejauh 100 meter dari kawasan Tanjung Tafure dan Tabam. Namun setelah dilakukan peninjauan bersama anggota Komisi III, cakupan reklamasi diusulkan diperluas menjadi 200 meter ke arah laut.
Jika terealisasi, proyek tersebut diperkirakan membuka sekitar 120 hektare lahan baru yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik maupun pengembangan kawasan ekonomi baru.
“Tujuan saya adalah pengembangan ekonomi di Ternate Utara dan Barat. Karena strategisnya kita di Ternate Utara berhadapan langsung dengan Halmahera bagian Utara dan Barat, sehingga pertumbuhan ekonomi akan tumbuh dan berkembang,” katanya.
Selain reklamasi, Machmud juga memaparkan rencana pembangunan akses jalan dari Kelurahan Loto menuju Tubo di kawasan Ternate Barat.
Ia menyebut jalan sepanjang lebih dari satu kilometer di Kelurahan Loto telah dibangun menggunakan dana pribadi dan direncanakan akan diaspal tahun ini.
Machmud menjelaskan, pembangunan jalan tersebut dilakukan karena wilayah Ternate Barat masih memiliki keterbatasan akses transportasi dan hanya bergantung pada satu jalur utama.
Bersama Dinas PUPR Provinsi Maluku Utara, kata dia, telah dilakukan survei pembangunan jalan sepanjang kurang lebih delapan kilometer dari Loto menuju Tubo yang juga mencakup pembangunan enam hingga delapan titik jembatan.
Ia bahkan merencanakan pengembangan jalur lanjutan dari Tubo menuju Tobenga hingga Akesahu guna membuka akses wisata baru di kawasan kaki Gunung Gamalama.
“Sementara torang punya Gamalama yang begitu terkenal, kenapa tidak?” ujar Machmud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....