Bapenda Tidore Catat PAD Kuartal I Rp17,36 Miliar dari Target Rp79,10 Miliar

  • 09 Mei 2026 11:43 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID. Tidore - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tidore Kepulauan pada triwulan pertama tahun 2026 baru mencapai Rp17,36 miliar atau 21,96 persen dari target sebesar Rp79,10 miliar.

Data tersebut tercatat dalam laporan target dan realisasi PAD setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang dirilis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tidore Kepulauan.

Dari target PAD murni sebesar Rp37,23 miliar, realisasi sementara tercatat Rp6,24 miliar atau 16,77 persen. Sementara pendapatan dari sektor lain, termasuk layanan kesehatan dan rumah sakit daerah, mencapai Rp11,12 miliar atau 26,57 persen dari target Rp41,86 miliar.

Kepala Bapenda Kota Tidore Kepulauan, Mansyur mengatakan, capaian tersebut masih berada pada tahap awal tahun anggaran, namun menjadi bahan evaluasi bagi seluruh OPD pengelola pendapatan daerah.

“Penyumbang terbesar penerimaan sementara berasal dari pajak daerah dengan target Rp22,07 miliar dan realisasi Rp4,72 miliar atau 21,38 persen. Dinas Perhubungan juga mencatat realisasi retribusi daerah sebesar Rp964,6 juta dari target Rp4,1 miliar atau 23,53 persen,” kata Mansyur.

Ia menambahkan, Dinas Pariwisata mencatat progres realisasi sebesar 25,44 persen dari target Rp340 juta. Sementara Bagian Umum dan Perlengkapan menjadi OPD dengan capaian tertinggi sementara, yakni 34,58 persen dari target Rp60 juta.

Namun demikian, sejumlah OPD masih mencatat realisasi rendah. Bahkan hingga akhir Maret 2026, beberapa OPD belum mencatat pemasukan, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian.

Menurut Mansyur, sektor layanan kesehatan menjadi kontributor terbesar PAD sementara. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) mencatat realisasi Rp9,66 miliar atau 27,63 persen dari target Rp35 miliar. Adapun pendapatan Dinas Kesehatan dari skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terealisasi Rp1,45 miliar atau 21,16 persen.

“Secara keseluruhan masih terdapat kekurangan realisasi sekitar Rp61,73 miliar atau 78,04 persen dari total target yang harus dikejar hingga akhir tahun anggaran,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Bapenda terus mendorong seluruh OPD pengelola PAD untuk meningkatkan inovasi pemungutan, mengoptimalkan potensi retribusi, serta memperkuat pengawasan guna mencapai target pendapatan daerah tahun 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....