Polres Ternate Perdalam Penyebab Kebakaran SMAN 7 di Moti
- 05 Mei 2026 14:35 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Kepolisian Resor (Polres) Ternate mulai mendalami motif penyebab kebakaran gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Kota Ternate yang berlokasi di Kelurahan Takofi, Kecamatan Pulau Moti, pada Senin, 4 Mei 2026 sekitar pukul 22.30 WIT.
Kasi Humas Polres Ternate, Ipda Sudirjo saat dikonfirmasi rri.co.id, Selasa 5 Mei 2026 menjelaskan, Polres telah mengambil langkah-langkah penanganan dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi (police line), untuk mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi, serta membuat laporan resmi.
"Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Ipda Sudirjo mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melihat adanya cahaya api dari dalam salah satu ruangan sekolah. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke beberapa ruangan lainnya.
Berdasarkan keterangan saksi, Yusuf Gani (51 tahun) selaju seorang nelayan warga Kelurahan Takofi, sekitar pukul 22.40 WIT. Ia melihat cahaya api dari dalam sekolah.
"Saat di dekati, api telah membesar sehingga segera meminta bantuan warga untuk memadamkan kobaran api," katanya.
| Baca juga: Ratusan Personel Kawal Unras di Ternate |
Terpisah, Kepala Sekolah SMAN 07 Ternate, Rukyah Taher menyampaikan, menerima informasi dari masyarakat sekitar pukul 22.30 WIT. Ia kemudian langsung menuju lokasi dan mendapati api sudah menjalar ke sejumlah ruangan, termasuk ruang guru, ruang kepala sekolah, dan ruang bendahara.
Senada dengan saksi lainnya, Samsudin Taib (45 tahun) selaku operator sekolah mengakui, mengetahui kejadian tersebut melalui pengumuman di masjid sekitar pukul 23.45 WIT, kemudian segera menuju lokasi dan melihat api telah meluas.
Warga setempat berupaya memadamkan api secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sejak sekitar pukul 23.40 WIT. Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 01.30 WIT.
Kata dia, akibat kejadian tersebut, beberapa fasilitas sekolah yang terbakar meliputi ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang bendahara, serta ruangan yang tidak terpakai.
"Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," ucapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....