Hari Kartini di Sula, Pemerintah Dorong Perempuan Lebih Mandiri

  • 21 Apr 2026 21:10 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sula — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula menggelar upacara peringatan Hari R.A. Kartini ke 147 tahun 2026. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati pada Selasa, 21 April 2026 dengan diikuti jajaran ASN dan peserta lainnya.

Peringatan tahun ini mengusung tema pemberdayaan perempuan dalam sektor kesehatan pendidikan dan ekonomi di Indonesia secara nasional. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya peran perempuan dalam pembangunan di berbagai bidang strategis secara berkelanjutan.

Upacara yang berlangsung di lingkungan pemerintah daerah ini juga memiliki nuansa berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya di daerah. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian kebaya dan batik sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan R.A. Kartini.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Chairullah Mahdi bertindak sebagai pembina upacara pada kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu ia membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa semangat perjuangan R.A. Kartini tetap relevan hingga saat ini. Nilai perjuangan tersebut terus hidup dan menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

“Lebih dari satu abad setelah Raden Ajeng Kartini menyuarakan gagasannya kita telah melihat berbagai kemajuan,” ujarnya. “Meski demikian berbagai tantangan tersebut masih terus kita hadapi hingga saat ini dalam berbagai aspek kehidupan.”

Ia menyampaikan bahwa negara terus hadir memperkuat pemberdayaan perempuan melalui arah kebijakan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan perempuan memiliki akses yang setara dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat.

“Semangat R.A. Kartini hari ini tidak hanya tentang membuka akses tetapi juga memastikan perempuan memiliki pilihan,” ucapnya. “Memiliki suara dan memiliki kendali atas hidupnya dalam setiap aspek kehidupan yang dijalani.”

Selain itu pemerintah juga mendorong penguatan layanan kesehatan pendidikan serta akses ekonomi bagi perempuan secara merata. Langkah ini bertujuan memastikan setiap perempuan memperoleh hak yang sama tanpa hambatan dalam kehidupan sosial.

Pemerintah juga berupaya membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan dalam pembangunan di berbagai sektor. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran perempuan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang berkelanjutan.

“Kita berharap melalui peringatan Hari Kartini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan memperluas kolaborasi bersama,” katanya. “Serta memastikan setiap perempuan Indonesia dapat hidup sehat berdaya dan bermartabat dalam kehidupan sehari hari.” (Karman Samuda, Kontributor RRI Ternate)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....