Selangkah Lagi, Bangunan Kopdes di Sula Masuk Tahap Verifikasi
- 07 Sep 2026 16:53 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sanana - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di delapan titik di Kabupaten Kepulauan Sula hingga saat ini telah mencapai progres sekitar 95 persen. Program pembangunan tersebut dilaksanakan dengan metode padat karya, mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia. Meski demikian, pelaksanaan pembangunan mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Komandan Kodim 1510/Sula, Letkol Inf. Zulfani menyampaikan, selama proses pembangunan terdapat sejumlah kendala, salah satunya kelangkaan material berupa semen. Kondisi tersebut menyebabkan pihak pelaksana harus menunggu hingga dua sampai tiga minggu barulah stok kembali tersedia di toko.
Selain itu, material berupa CMP dan besi harus didatangkan dari luar daerah, seperti Surabaya dan Luwuk. Kondisi geografis Kepulauan Sula juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses pembangunan.
“Dinamika-dinamika yang kita alami selama pekerjaan, yakni kelangkaan material berupa semen karena kehabisan stok di toko, sehingga kita harus menunggu dua sampai tiga minggu baru stok terisi. Kemudian pergeseran material berupa CMP dan besi-besi lainnya yang harus kita pesan dari luar daerah, seperti Surabaya dan Luwuk,” katanya, Senin 7 September 2026.
Ia mengatakan, untuk mendukung proses pembangunan, sebanyak 28 tenaga ahli didatangkan dari Jawa Timur untuk melaksanakan pekerjaan pengelasan. Menurutnya, berbagai kebutuhan tersebut membutuhkan perhitungan manajerial yang matang kerena Kopdes di Kepulauan Sula memiliki tantangan berbeda dibandingkan pembangunan serupa di wilayah Pulau Jawa dan Sumatra.
“Dinamika-dinamika inilah yang membuat kita tetap pelan-pelan berjalan. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut hingga 100 persen,” ucap Zulfani.
Ia menegaskan, setelah pekerjaan fisik mencapai 100 persen, tahapan selanjutnya adalah proses verifikasi untuk memastikan bangunan Kopdes memenuhi standar dan dinyatakan layak untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Verifikasi tersebut nantinya dilakukan oleh Agrinas bersama instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula. Tim verifikasi akan turun ke lapangan setelah pihak pelaksana menyatakan seluruh pekerjaan fisik telah selesai.
“Kami TNI pada prinsipnya hanya membangun fisik, namun untuk sistem manajerialnya sudah diatur secara internal oleh Agrinas dan perwakilan-perwakilan pengurus yang ada di Kepulauan Sula,” ujarnya.
Selanjutnya, setelah melalui tahapan verifikasi, akan dilakukan penyerahan bangunan kepada Pemerintah Daerah. Pemda kemudian menyerahkannya kembali kepada pemerintah desa untuk dikelola sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Ia menambahkan, aspek administrasi dan pengelolaan koperasi telah diatur dalam mekanisme internal Agrinas. Sementara Kodim 1510 Kepulauan Sula berfokus pada pembangunan fisik serta turut menjaga keamanan bersama masyarakat.
“Alhamdulillah, program-program pemerintah yang ada di Kodim 1510 Kepulauan Sula. Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kepulauan Sula dan Taliabu atas respons mereka terhadap kegiatan yang kami laksanakan sangat luar biasa,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....