Pemprov Malut Sabet UHC Award Kategori Madya 2026

  • 27 Jan 2026 22:43 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Jakarta– Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda, Pemprov Malut berhasil meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya dari BPJS Kesehatan, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), A. Muhaimin Iskandar, kepada Gubernur Sherly Tjoanda, dalam acara nasional yang digelar di JIEkspo Kemayoran, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026. Gubernur didampingi BPJS Cabang Ternate, dan Kepala Badan Penghubung Maluku Utara. 

Dalam sambutannya, Menko PM Muhaimin Iskandar menjelaskan bahwa Universal Health Coverage (UHC) merupakan kondisi ketika seluruh penduduk telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan tingkat keaktifan yang baik, sehingga masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan biaya.

“Keberhasilan daerah mencapai UHC menunjukkan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” kata Muhaimin Iskandar yang akrab disapa Cak Imin.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan capaian tersebut.

Tahun depan, daerah yang masih berstatus madya harus meningkat menjadi utama. “Bagi daerah yang sudah berstatus utama, tidak ada pilihan lain selain fokus meningkatkan kualitas layanan kesehatannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Pemprov Maluku Utara di Jakarta, K.R.N.S. Lestari, yang mendampingi Gubernur Sherly Tjoanda dalam penerimaan penghargaan, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Maluku Utara.

“Sejak dilantik, kesehatan menjadi salah satu prioritas Ibu Gubernur. Beliau menginisiasi pertemuan dengan kabupaten/kota serta membangun dukungan bersama BPJS Kesehatan agar Maluku Utara bisa masuk UHC prioritas,” ujar Lestari saat dihubungi rri.co.id.

Gubernur Sherly Tjoanda juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di Maluku Utara, baik dari sisi akses, mutu layanan, maupun pemerataan fasilitas kesehatan.

“Penghargaan UHC Award menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,”ucapnya.

Berdasarkan data nasional, pada tahun 2026 tercatat sebanyak 31 pemerintah provinsi dan 397 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia menerima Penghargaan UHC Award, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan daerah dalam memperluas cakupan jaminan kesehatan nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....