Produksi Perikanan PPN Ternate Lampaui Target
- 06 Jan 2026 13:37 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Aktivitas perikanan di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate menunjukkan kinerja solid sepanjang Januari hingga 31 Desember 2025. Total volume produksi perikanan tercatat mencapai 4.095.838 kilogram atau 102,4 persen dari target tahunan sebesar 4.000 ton.
Capaian tersebut ditopang oleh hasil tangkapan nelayan sebesar 1.710.866 kilogram serta pemasaran ikan dari luar pelabuhan yang mencapai 2.384.972 kilogram. Besarnya kontribusi pasokan dari luar pelabuhan menegaskan posisi PPN Ternate sebagai simpul utama distribusi hasil perikanan di Maluku Utara.
Dari sisi ekonomi, aktivitas perikanan di pelabuhan ini memberikan dampak signifikan. Nilai produksi hasil tangkapan nelayan sepanjang 2025 tercatat sebesar Rp28,7 miliar. Sementara itu, nilai pemasaran ikan dari luar pelabuhan mencapai Rp82,03 miliar.
Dengan demikian, total perputaran ekonomi perikanan yang tercatat di PPN Ternate sepanjang tahun lalu menembus lebih dari Rp110 miliar. Berdasarkan komoditas, ikan cakalang menjadi hasil tangkapan nelayan paling dominan dengan volume 660.043 kilogram atau sekitar 38,58 persen dari total tangkapan.
Nilai ekonominya diperkirakan mencapai Rp10,68 miliar. Posisi berikutnya ditempati ikan tongkol sebanyak 242.001 kilogram atau 14,14 persen dengan nilai Rp3,01 miliar, disusul tongkol lisong, layang biru, dan madidihang.
Sementara pada aktivitas pemasaran ikan dari luar pelabuhan, komoditas madidihang mendominasi dengan volume 541.659 kilogram atau 22,71 persen dan nilai produksi Rp19,84 miliar. Disusul cakalang sebesar 537.244 kilogram, serta komoditas lain seperti lencam, kurisi, kwee, kerapu, kakap merah, ekor kuning, lolosi merah, pinjalo, hingga sunglir.
Secara bulanan, produksi hasil tangkapan nelayan sepanjang 2025 mengalami fluktuasi. Produksi relatif tinggi terjadi pada Januari sekitar 228,6 ribu kilogram, kemudian menurun hingga mencapai titik terendah pada Maret sebesar 48,6 ribu kilogram.
Produksi kembali meningkat mulai April dan melonjak signifikan pada paruh kedua tahun, dengan puncak produksi terjadi pada Agustus dan September masing-masing sebesar 241,2 ribu kilogram dan 248,4 ribu kilogram. Memasuki akhir tahun, produksi kembali melandai hingga sekitar 112,4 ribu kilogram pada Desember.
Kepala PPN Ternate, Kamarudin, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara nelayan, pelaku usaha perikanan, serta peningkatan layanan dan fasilitas pelabuhan. “Realisasi produksi perikanan sepanjang 2025 berhasil melampaui target yang ditetapkan. Dominasi komoditas unggulan seperti cakalang dan madidihang menunjukkan besarnya potensi perikanan tangkap di wilayah ini,” ujarnya.
Ke depan, PPN Ternate akan terus mendorong optimalisasi pelayanan kepelabuhanan, pengelolaan data produksi, serta pengawasan mutu hasil perikanan guna menjaga keberlanjutan sumber daya ikan. “Kami berupaya mempertahankan tren positif ini agar manfaat ekonomi sektor perikanan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat pesisir,” kata Kamarudin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....