Kenapa Kita Sering Sulit Menolak Permintaan Orang?
- 20 Jul 2026 12:25 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Mengatakan "tidak" kepada orang lain ternyata bukan perkara mudah bagi sebagian orang. Dalam dunia psikologi, kecenderungan tersebut dapat dipengaruhi oleh keinginan untuk menjaga hubungan sosial, menghindari konflik, atau takut mengecewakan orang lain.
Psikolog menyebut perilaku tersebut berkaitan dengan kecenderungan people pleasing, yaitu dorongan untuk selalu menyenangkan orang lain meski harus mengorbankan kebutuhan pribadi. Jika berlangsung terus-menerus, kebiasaan itu dapat memicu kelelahan emosional hingga meningkatkan risiko stres.
| Baca juga: Mengenal Bahaya Tidur saat Rambut Basah |
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality menunjukkan bahwa seseorang yang terlalu berorientasi pada persetujuan sosial cenderung lebih sulit menetapkan batasan dalam hubungan dengan orang lain. Kondisi tersebut membuat seseorang lebih sering menerima permintaan meskipun sebenarnya merasa keberatan.
Sementara itu, American Psychological Association (APA) menjelaskan bahwa kemampuan menetapkan batasan atau personal boundaries merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan mental. Menolak permintaan secara sopan bukan berarti bersikap egois, melainkan bentuk penghargaan terhadap waktu, tenaga, dan kondisi diri sendiri.
Penelitian lain yang dipublikasikan dalam Journal of Social and Personal Relationships menemukan bahwa banyak orang justru menghargai penolakan yang disampaikan secara jujur dan santun dibanding persetujuan yang diberikan dengan terpaksa. Komunikasi yang terbuka dinilai dapat membangun hubungan yang lebih sehat dan saling menghormati.
Para ahli juga menyarankan agar seseorang tidak merasa harus selalu memberikan jawaban secara spontan ketika menerima sebuah permintaan. Memberi waktu untuk mempertimbangkan, seperti mengatakan "Saya pikirkan dulu" atau "Saya akan melihat jadwal saya terlebih dahulu", dapat membantu mengambil keputusan tanpa tekanan.
Belajar mengatakan "tidak" merupakan keterampilan yang dapat dilatih secara bertahap. Dengan menetapkan batasan yang sehat, seseorang tetap dapat menjaga hubungan baik dengan orang lain sekaligus melindungi kesehatan mental dan keseimbangan hidupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....