Bangun Lebih Pagi, Kebiasaan Sederhana yang Berdampak Positif bagi Produktivitas

  • 13 Jul 2026 08:25 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Memulai hari lebih awal menjadi kebiasaan yang diterapkan banyak orang untuk mempersiapkan aktivitas dengan lebih tenang. Selain memberi waktu untuk berolahraga ringan, beribadah, atau menyusun rencana harian, kebiasaan bangun pagi juga dapat membantu meningkatkan produktivitas apabila diimbangi dengan waktu tidur yang cukup.

Waktu pagi yang relatif tenang membuat seseorang dapat memulai aktivitas tanpa terburu-buru. Kondisi ini membantu pikiran lebih fokus sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara lebih efektif.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa hubungan antara bangun pagi dan produktivitas tidak hanya dipengaruhi oleh waktu bangun, tetapi juga kualitas tidur. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Sleep Medicine pada 2022 oleh Akiyoshi Shimura dan tim menemukan bahwa kualitas tidur menjadi faktor penting yang memengaruhi produktivitas kerja. Penelitian yang melibatkan 8.155 pekerja kantor di Jepang tersebut menunjukkan bahwa orang yang memiliki pola tidur sesuai dengan ritme biologisnya cenderung memiliki produktivitas kerja yang lebih baik. Sementara itu, gangguan tidur berkontribusi terhadap menurunnya performa saat bekerja.

Artinya, bangun lebih pagi memang dapat memberikan manfaat bagi sebagian orang, terutama jika disertai waktu tidur yang cukup dan pola istirahat yang teratur. Sebaliknya, memaksakan diri bangun pagi setelah tidur larut justru dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan menurunkan produktivitas.

Selain berdampak pada produktivitas, bangun pagi juga memberikan kesempatan bagi tubuh untuk memperoleh paparan sinar matahari pagi. Paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D dan berperan dalam menjaga ritme sirkadian atau jam biologis, sehingga kualitas tidur pada malam hari dapat menjadi lebih baik.

Bagi masyarakat yang ingin membiasakan bangun lebih pagi, perubahan tidak perlu dilakukan secara drastis. Tidur 15 hingga 30 menit lebih awal setiap malam, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta menjaga jadwal tidur yang konsisten dapat membantu tubuh beradaptasi secara bertahap.

Aktivitas sederhana seperti melakukan peregangan, berjalan kaki, menikmati sarapan bergizi, atau menyusun daftar pekerjaan juga dapat menjadi rutinitas pagi yang membuat hari terasa lebih terarah.

Pada akhirnya, produktivitas tidak hanya ditentukan oleh seberapa pagi seseorang memulai aktivitas, tetapi juga oleh kualitas istirahat yang diperoleh. Dengan menjaga pola tidur yang sehat dan konsisten, masyarakat dapat memulai hari dengan tubuh yang lebih bugar, pikiran yang lebih fokus, serta semangat yang lebih baik dalam menjalankan berbagai aktivitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....