Pemkab Halmahera Barat Serahkan Dua Aset Pelabuhan ke KUPP Jailolo

  • 17 Sep 2026 13:15 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Barat – Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, menyerahkan dua aset pelabuhan kepada KUPP Kelas III Jailolo. Penyerahan tersebut diharapkan mengoptimalkan pengelolaan infrastruktur sekaligus membuka peluang kapal Pelni bersandar di Jailolo. Dua aset yang dialihkan yakni Dermaga Pelra Jailolo dan Dermaga Dodinga.

Penandatanganan berita acara serah terima berlangsung di Kantor Bupati Halmahera Barat, Rabu, 16 September 2026. Berita acara ditandatangani Bupati Halmahera Barat James Uang dan Kepala UPP Kelas III Jailolo Rosihan Gamtjim. Prosesi tersebut disaksikan Sekda Julius Marau, Wakil Ketua DPRD Rustam Fabanyo, serta sejumlah pimpinan OPD.

James Uang mengatakan, pengalihan aset bertujuan mengoptimalkan pengelolaan dan pemeliharaan dermaga oleh Kementerian Perhubungan. Langkah ini juga diharapkan mengurangi beban operasional APBD yang menghadapi keterbatasan fiskal.

"Atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada KUPP Jailolo atas kerja samanya. Selain program yang sedang berjalan, mereka menyampaikan kepada saya nanti akan ada perpanjangan pelabuhan kurang lebih 50 meter lagi," kata James.

Menurut James, rencana pengembangan tersebut dapat meningkatkan kapasitas Pelabuhan Jailolo dan mendukung aktivitas masyarakat. Ia berharap peningkatan fasilitas membuka peluang kapal-kapal Pelni singgah di Jailolo.

"Tentu ini dalam rangka menyiapkan sarana dan fasilitas umum bagi masyarakat. Dengan Pelabuhan Jailolo yang semakin bagus, insyaallah ke depan kapal-kapal Pelni juga bisa singgah di sini," ujarnya.

James menyebut penyerahan aset merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Ia juga menyampaikan rencana tender penataan kawasan Festival Teluk Jailolo pada November 2026.

"Balai sudah menyampaikan ke kita bahwa penataan kawasan FTJ ini rencananya akan ditender pada bulan November. Mudah-mudahan jangan ada efisiensi lagi," ucap James.

Sementara itu, Kepala UPP Kelas III Jailolo Rosihan Gamtjim mengatakan, penyerahan Dermaga Pelra penting bagi pengembangan pelabuhan. Menurutnya, aset daerah yang beririsan dengan aset KUPP dapat menyulitkan kajian pemerintah pusat.

"Kami dipercayakan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat menghibahkan aset yang ada di Pelabuhan Jailolo, yaitu fasilitas Dermaga Pelra. Untuk pertimbangan jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang, rasanya agak sulit berkembang karena ada dua aset yang beririsan," ujar Rosihan.

Rosihan mengatakan, Kementerian Perhubungan tengah melakukan studi kelayakan pengembangan pelabuhan. Ia juga berupaya mengusulkan pengembangan Pelabuhan Dodinga melalui APBN.

"Pelabuhan Dodinga butuh kajian dan dana yang besar, sehingga lebih bijak kalau itu diserahkan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan perhatian khusus agar dikembangkan. Apalagi fiskal sekarang agak terbatas," katanya.

Rosihan menegaskan komitmennya berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan Pelabuhan Dodinga maupun Jailolo ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....