Muhammad Sinen Buka Ruang Evaluasi Dua Arah Lewat "Rapat Curhat"

  • 16 Sep 2026 14:00 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tidore – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen memimpin rapat evaluasi disiplin kerja ASN. Rapat berlangsung di teras belakang lantai dua Kantor Wali Kota, Rabu 16 September 2026.

Evaluasi tersebut membahas kedisiplinan sekaligus kinerja aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan. Muhammad Sinen meminta setiap OPD menyusun laporan pelaksanaan perintah dan program setiap bulan.

Menurutnya, laporan diperlukan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pemerintahan secara berkala. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi dasar memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaan program.

Muhammad Sinen juga menyoroti kebijakan efisiensi yang berdampak pada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai. Di sisi lain, pemerintah memberikan fleksibilitas jam kerja sebagai bagian dari kebijakan disiplin ASN.

“Terkait kebijakan efisiensi yang berimbas pada pemotongan TPP, penerapan disiplin ASN merupakan sebuah langkah tegas. Kebijakan ini justru disalahgunakan dengan banyaknya temuan pegawai yang membolos atau tidak masuk kantor pada jam kerja,” ujarnya.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, ia meminta BKPSDM lebih aktif memantau tingkat kehadiran ASN. Laporan kehadiran ASN diminta disampaikan secara rutin setiap bulan langsung kepada Wali Kota.

Muhammad Sinen juga mengingatkan ASN mengenai pentingnya disiplin dan pengelolaan waktu dalam bekerja. Ia menekankan prinsip time is money sebagai bagian dari etos kerja aparatur pemerintah.

Menurutnya, waktu kerja yang terbuang dapat memengaruhi pelayanan dan kepentingan masyarakat. ASN diminta hadir minimal 15 menit sebelum kegiatan dimulai sesuai waktu dalam undangan.

Ia juga mengingatkan ASN bahwa kepercayaan membutuhkan waktu untuk dibangun dan harus dijaga melalui kinerja konsisten. Kepercayaan tersebut dapat hilang apabila tanggung jawab dan sikap dalam bekerja tidak dijaga.

Muhammad Sinen turut mengingatkan tanggung jawab moral ASN dalam menggunakan waktu kerja. Ia mengaitkannya dengan gaji dan TPP yang diterima setiap aparatur.

“Setiap detik waktu kerja yang disia-siakan dari gaji dan TPP yang diterima, kelak pasti akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, rapat evaluasi tersebut akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

Forum tersebut diberi nama “Rapat Curhat” sebagai ruang evaluasi antara pimpinan dan OPD.

Muhammad Sinen mengatakan forum tersebut tidak hanya menjadi ruang evaluasi terhadap pimpinan OPD. Pimpinan OPD juga diberikan kesempatan mengevaluasi kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

“Dalam forum ini, kinerja bapak dan ibu pimpinan OPD akan dievaluasi secara menyeluruh. Sebaliknya, para pimpinan OPD juga diberikan ruang dan diwajibkan mengevaluasi balik kinerja Wali Kota maupun Wakil Wali Kota,” ujarnya.

Ia berharap forum tersebut mendorong pemerintahan yang terbuka dan saling memberikan koreksi. Evaluasi rutin juga diharapkan memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....