Komisi II DPRD Haltim Desak BWS Percepat Perbaikan Irigasi Petani

  • 17 Jul 2026 05:00 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Haltim - Komisi II DPRD Halmahera Timur mendatangi Balai Wilayah Sungai Maluku Utara di Ternate, Kamis, 16 Juli 2026, membahas persoalan irigasi. Kunjungan kerja tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas aspirasi masyarakat dan petani yang mengeluhkan kerusakan saluran pengairan di beberapa wilayah.

Sekretaris Komisi II DPRD Halmahera Timur, Bahmit Djafar, mengatakan kunjungan itu bertujuan mendorong percepatan penanganan persoalan irigasi yang selama ini belum terselesaikan. Menurutnya, sejumlah poin penting telah dibahas bersama pihak Balai Wilayah Sungai sebagai langkah awal penyelesaian berbagai permasalahan.

"Alhamdulillah sudah bisa didiskusikan, dan kami berharap seluruh persoalan yang disampaikan segera ditindaklanjuti," kata Bahmit Djafar kepada wartawan. Ia menjelaskan salah satu persoalan mendesak adalah jebolnya saluran irigasi di kawasan SP4 Patlean yang menyebabkan luapan air memasuki lingkungan sekolah dasar.

Kondisi tersebut mengganggu aktivitas belajar mengajar sekaligus menunjukkan perlunya penanganan cepat terhadap infrastruktur pengairan yang mengalami kerusakan. Selain itu, saluran irigasi menuju Unit Permukiman Transmigrasi SP2 Patlean hingga kini belum memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Komisi II DPRD Haltim juga menyampaikan keluhan masyarakat di Bangul, Babasaram, dan Beringin Lamo yang masih membutuhkan jaringan irigasi memadai. Ketersediaan air dinilai menjadi kebutuhan utama untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian serta menjaga keberlangsungan usaha para petani.

"Kami mendesak kepada BWS untuk secepatnya melakukan langkah-langkah, karena ini keluhan dari petani kita yang ada di Maba Utara," kata Bahmit. Ia juga meminta Balai Wilayah Sungai bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara segera melakukan inspeksi terhadap titik-titik saluran yang mengalami kerusakan.

Menurut Bahmit, perbaikan infrastruktur irigasi menjadi kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Penanganan yang cepat diharapkan mampu mengoptimalkan distribusi air ke lahan pertanian sehingga hasil produksi petani dapat meningkat.

Pihak Balai Wilayah Sungai Maluku Utara merespons positif berbagai aspirasi yang disampaikan Komisi II DPRD Halmahera Timur dalam pertemuan tersebut. BWS menyatakan komitmennya menindaklanjuti hasil pembahasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan infrastruktur sumber daya air di daerah.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi II DPRD Haltim Sabudi Darmawan bersama Sekretaris Bahmit Djafar serta anggota Deril Pinoa, Ramdani Muhrid, Faisal Wahab, dan Daud Hi Ali. Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah konkret mempercepat perbaikan jaringan irigasi demi mendukung ketahanan pangan dan pembangunan sektor pertanian di Halmahera Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....