Tradisi Unik Iduladha di Berbagai Daerah Indonesia
- 15 Mei 2026 13:19 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Hari Raya Iduladha menjadi salah satu perayaan penting bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Selain identik dengan ibadah kurban, Iduladha juga diramaikan dengan berbagai tradisi unik yang masih dilestarikan oleh masyarakat di berbagai daerah.
Setiap daerah memiliki cara tersendiri dalam menyambut dan merayakan Iduladha. Tradisi-tradisi tersebut tidak hanya menjadi bagian dari budaya, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Yogyakarta memiliki tradisi Grebeg Gunungan yang dilaksanakan oleh Keraton Yogyakarta saat Iduladha. Gunungan yang berisi hasil bumi kemudian diperebutkan masyarakat karena dipercaya membawa keberkahan dan kemakmuran.
Di Banyuwangi terdapat tradisi Mepe Kasur yang dilakukan menjelang Hari Raya Iduladha. Masyarakat menjemur kasur secara bersama-sama sebagai simbol membersihkan diri dari hal-hal buruk dan menjaga keharmonisan keluarga.
Sementara itu, masyarakat Semarang memiliki tradisi Apitan yang masih dilestarikan hingga sekarang. Tradisi ini dilakukan melalui doa bersama dan pembagian makanan sebagai bentuk rasa syukur serta mempererat kebersamaan warga
Di Padang, masyarakat biasanya merayakan Iduladha dengan berkumpul bersama keluarga besar. Kegiatan makan bersama dan berbagi hidangan khas daerah menjadi cara untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga.
Tidak kalah menarik, masyarakat Makassar juga memiliki semangat gotong royong yang tinggi saat Iduladha. Warga saling membantu dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban agar dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
Berbagai tradisi unik tersebut menunjukkan bahwa perayaan Iduladha di Indonesia memiliki nilai budaya dan sosial yang sangat kuat. Melalui tradisi-tradisi tersebut, masyarakat tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga menjaga kebersamaan dan warisan budaya daerah masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....