Wujud Pengabdian, Dosen Unkhair Optimalisasi Budidaya Lebah di Desa Bangko

  • 06 Agt 2026 07:04 WIB
  •  Ternate
Poin Utama
  • Dosen Universitas Khairun melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) untuk optimalisasi budidaya lebah madu Trigona di Desa Bangko, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
  • Desa Bangko dipilih karena memiliki letak geografis yang terjaga kelestariannya dengan keanekaragaman hayati tinggi, menciptakan ekosistem ideal untuk pengembangan lebah Trigona.
  • Budidaya lebah Trigona diharapkan memberikan manfaat multidimensi meliputi peningkatan pendapatan ekonomi, kesehatan masyarakat, dan upaya pelestarian lingkungan.

RRI.CO.ID, Ternate - Tim dosen Fakultas Pertanian Universitas Khairun melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bangko, Halmahera Barat. Kegiatan berlangsung Sabtu 25 Juli 2026, dengan fokus pengembangan budidaya lebah madu Trigona.

Program pengabdian bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan koloni lebah madu secara mandiri. Kegiatan juga mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui hasil produksi madu berkualitas.

Ketua Tim Pengabdian, Faedly Tidore, menilai Desa Bangko memiliki potensi besar mengembangkan budidaya lebah madu Trigona. Keanekaragaman hayati dan lingkungan yang masih terjaga mendukung pertumbuhan koloni lebah secara berkelanjutan.

"Desa Bangko memiliki ekosistem ideal bagi budidaya lebah Trigona. Pengembangan ini memberi manfaat ekonomi, kesehatan, dan pelestarian lingkungan," kata Faedly kepada RRI, Kamis 6 Agustus 2026.

Menurut Faedly, selama kegiatan tim pengabdian juga memberikan pelatihan teknik pemecahan koloni untuk menambah populasi lebah secara mandiri. Peserta dibekali pengelolaan vegetasi sumber pakan guna menjaga produksi madu sepanjang tahun.

Anggota tim PKM, Aqsan Shadikin, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengelola koloni lebah. Menurutnya, teknik budidaya yang tepat akan meningkatkan produktivitas dan kualitas madu.

"Pemecahan koloni aktif dan ketersediaan pakan menjadi kunci menghasilkan madu Trigona berkualitas. Pengetahuan ini penting dikuasai masyarakat," ujar Aqsan.

Peserta mengikuti pelatihan melalui praktik pemindahan koloni dan teknik pemanenan madu secara benar. Materi tersebut diharapkan mendukung pengembangan usaha budidaya lebah madu di Halmahera Barat.

Salah seorang peserta, Haris, mengaku memperoleh pengetahuan baru melalui kegiatan pengabdian tersebut. Ia kini memahami manfaat, teknik pemindahan koloni, dan cara memanen madu Trigona dengan baik.

"Selama ini kami belum memahami teknik budidaya lebah Trigona. Pelatihan ini membuka wawasan untuk mengembangkan usaha madu di desa," ujar Haris.

Kegiatan pengabdian diharapkan memperkuat pengembangan budidaya lebah madu Trigona di Halmahera Barat. Program ini juga mendukung pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....