MPM USM Gelar Seminar Legislatif Tingkatkan Peran Mahasiswa
- 26 Okt 2024 22:09 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (MPM USM) menyelenggarakan seminar bertajuk "Membangun Kemampuan dan Kemauan Mahasiswa untuk Berpartisipasi dalam Proses Legislatif" pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Acara yang digelar di Aula Dr. Mr. Teuku Haji Moehammad Hasan ini dibuka langsung oleh Dr. Hambali, S.Fil.I., M.Pd., selaku Wakil Rektor III USM.
Seminar tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kampus, termasuk Pemerintahan Mahasiswa, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta perwakilan Unit Kegiatan Kampus (UKK) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Selain itu, hadir pula dua narasumber dari luar kampus, yakni Hadi Surya, S.TP., M.T., seorang politikus dan pengusaha, serta Tonicko Anggara, seorang aktivis mahasiswa.
Ketua pelaksana kegiatan, Dadang Handayan, menyampaikan apresiasi atas semangat mahasiswa dalam menyukseskan seminar tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar mahasiswa Universitas Serambi Mekkah (KBM USM) atas semangat dan dukungannya dalam menyukseskan acara ini," ucap Dadang.
Sementara itu, Alwan Samri, Ketua Umum MPM USM, menjelaskan bahwa tujuan utama seminar ini adalah untuk menambah wawasan tentang proses legislatif sekaligus membangun semangat bagi para mahasiswa yang berpotensi menjadi pemimpin masa depan.
"Seminar ini bertujuan meningkatkan wawasan mahasiswa mengenai legislatif, karena mereka adalah calon pemimpin dan legislator masa depan," ujarnya.
Alwan menambahkan bahwa kampus menjadi tempat awal dalam memahami konsep Trias Politica, terutama peran legislatif.
"Proses menjadi legislator dimulai dari kampus. Mahasiswa harus memahami konsep Trias Politica dan fungsi legislatif, sehingga mereka siap ketika berperan di masyarakat," tambahnya.
Dr. Hambali, selaku Wakil Rektor III yang membidangi kemahasiswaan dan alumni, menekankan pentingnya peran aktif ketua BEM, HMJ, UKK, dan UKM dalam mengikuti seminar semacam ini. Ia berharap mahasiswa tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga memahami fungsi legislatif dan memiliki keterampilan yang relevan.
"Mahasiswa perlu memahami fungsi legislatif, seperti pembuatan undang-undang, pengawasan pemerintah, penyusunan anggaran, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Pengetahuan ini sangat penting agar mereka tidak buta politik," ungkap Hambali.
Di akhir sambutannya, Dr. Hambali berharap seluruh peserta dapat mengikuti acara ini hingga selesai dengan sungguh-sungguh.
"Saya berharap semua peserta mengikuti acara ini dengan tekun hingga akhir. Ini akan menjadi tambahan ilmu yang berguna di masa depan," pungkasnya.
Seminar ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan semangat di kalangan mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses legislatif, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....