Deklarasi Damai di Aceh Tengah, Masyarakat Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan NKRI

  • 30 Agt 2026 20:47 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID.Takengon - Apel Kebangsaan dan Deklarasi Damai digelar di Arena Pacuan Kuda HM Hasan Gayo, Belang Bebangka, Pegasing, Aceh Tengah, bersamaan dengan penutupan Pacuan Kuda dalam rangka HUT ke-81 RI, Minggu 30 Agustus 2026.

Apel diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi masyarakat, OKP, LSM, mahasiswa hingga masyarakat umum. Termasuk Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Dalam kegiatan itu, Ketua Pembela Tanah Air (PETA) Aceh Tengah, Helmia membacakan deklarasi yang memuat sejumlah komitmen kebangsaan. Salah satu poin deklarasi yakni setia kepada Pancasila sebagai dasar negara serta Undang-Undang Dasar 1945.

Selain itu, masyarakat juga menyatakan komitmennya untuk menjaga dan membela setiap simbol serta lambang negara dari berbagai bentuk ancaman maupun gangguan, yang dapat mengganggu persatuan dan keutuhan bangsa.

“Melestarikan Bhineka Tunggal Ika, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” bunyi poin lainnya yang dibacakan Helmia.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat perdamaian yang telah tercipta di Bumi Serambi Mekkah.

Dirinya juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan serta tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Aceh sejak awal adalah daerah modal, para indatu (pendahulu) kita telah bekomitmen, memperjuangkan setiap jengkal tanah untuk merah putih. Mari jaga Aceh tetap damai, dalam bingkai NKRI,” pintanya.

Melalui apel kebangsaan dan deklarasi ini, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat semangat persatuan, menjaga kedamaian, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif di Aceh.(FJ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....