Kemenag Aceh Tengah Ajak Masyarakat Teladani Kasih Sayang Nabi
- 09 Jul 2026 09:25 WIB
- Takengon
Poin Utama
- Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah H. Wahdi MS, MA menekankan bahwa misi utama Nabi Muhammad SAW adalah membawa rahmat, kasih sayang, dan petunjuk bagi seluruh alam yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Misi kerasulan Nabi Muhammad SAW tidak hanya membawa ajaran ibadah tetapi juga membangun peradaban yang menjunjung tinggi kasih sayang, keadilan, perdamaian, dan kemanusiaan.
- Konsep Islam sebagai rahmatan lil alamin harus tercermin dalam perilaku nyata seperti menghormati sesama, menjaga persaudaraan, saling membantu, dan menghindari sikap yang dapat memicu perpecahan.
RRI.CO.ID, Takengon – Misi utama diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah membawa rahmat, kasih sayang, dan petunjuk bagi seluruh alam. Pesan inilah yang kembali ditekankan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, sebagai pengingat bahwa nilai-nilai Islam harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap penuh kasih, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.
Dalam tausiahnya, Wahdi menjelaskan bahwa pesan tersebut selaras dengan kandungan Surah Al-Anbiya ayat 107 yang berbunyi, "Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam."
Mengacu pada tafsir Ibnu Abbas, ayat tersebut menjelaskan bahwa Allah SWT mengutus Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh manusia. Orang-orang yang beriman dan mengikuti ajaran beliau akan memperoleh rahmat berupa hidayah, keselamatan, dan kebahagiaan di dunia maupun akhirat. Sementara itu, bagi mereka yang mengingkari risalah Rasulullah, kehadiran beliau tetap merupakan bukti kasih sayang Allah yang membuka pintu taubat dan mengajak kembali kepada jalan yang benar. Namun, jika ajakan tersebut ditolak, maka kerugian akan kembali kepada diri mereka sendiri.
Ia menuturkan, misi kerasulan Nabi Muhammad SAW tidak hanya membawa ajaran ibadah, tetapi juga membangun peradaban yang menjunjung tinggi kasih sayang, keadilan, perdamaian, dan kemanusiaan.
"Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita harus menjadi pribadi yang membawa manfaat bagi orang lain, menghadirkan kedamaian di lingkungan sekitar, serta menjadikan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.
Menurut Wahdi, konsep Islam sebagai rahmatan lil alamin harus tercermin dalam perilaku nyata, seperti menghormati sesama, menjaga persaudaraan, saling membantu, serta menghindari sikap yang dapat memicu perpecahan.
Ia berharap masyarakat dapat terus memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur'an dan meneladani akhlak Rasulullah SAW sehingga nilai-nilai rahmat yang dibawa Nabi benar-benar hadir dalam kehidupan keluarga maupun masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....