Tiga Kunci Kehidupan yang Damai dan harmonis

  • 09 Jul 2026 09:31 WIB
  •  Takengon
Poin Utama
  • Menjaga lisan merupakan prioritas utama dalam Islam karena pengaruhnya yang besar terhadap kehidupan seseorang dan hubungan antarmanusia.
  • Sikap penyayang melalui kebiasaan memaafkan, menolong, dan peduli merupakan cara nyata mewujudkan kasih sayang seorang muslim.
  • Mengendalikan amarah adalah tanda kekuatan sejati seorang muslim, berdasarkan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

RRI.CO.ID, Takengon – Menjaga lisan, menjadi pribadi yang penyayang, serta mampu mengendalikan amarah merupakan tiga kunci penting untuk menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis. Tiga pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah, H. Wahdi MS, MA, dalam tausiah yang mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Menurut Wahdi, menjaga lisan menjadi hal pertama yang harus diperhatikan setiap muslim. Meski berukuran kecil, lisan memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan seseorang maupun hubungan antarmanusia.

"Lisan dapat menjadi penyebab hati orang lain menjadi tenang dan bahagia. Namun sebaliknya, lisan juga mampu melukai perasaan, memutus tali persaudaraan, bahkan menghancurkan keharmonisan rumah tangga apabila tidak dijaga," jelasnya.

Pesan kedua adalah menjadi muslim yang penyayang. Sikap tersebut diwujudkan melalui kebiasaan mudah memaafkan, senang menolong, dan peduli terhadap kondisi orang lain. Menurutnya, pribadi yang memiliki kasih sayang tidak akan rela melihat orang lain menderita, apalagi menjadi penyebab penderitaan tersebut.

Selain itu, Wahdi juga mengingatkan pentingnya mengendalikan amarah. Ia mengatakan, banyak persoalan muncul karena seseorang kehilangan kendali ketika emosi, mulai dari mengucapkan kata-kata yang menyakitkan hingga melakukan tindakan yang akhirnya disesali.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menghadapi setiap persoalan dengan kesabaran dan kepala dingin. Menurutnya, kemampuan mengendalikan emosi merupakan salah satu tanda kekuatan sejati seorang muslim.

Pesan tersebut diperkuat dengan hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, yang menyebutkan, "Orang kuat bukanlah mereka yang pandai bergulat, tetapi orang yang mampu menahan dirinya ketika marah."

Melalui tiga pesan tersebut, Wahdi berharap masyarakat Aceh Tengah mampu menghadirkan suasana yang lebih damai, mempererat persaudaraan, serta menjadikan akhlak mulia sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....