Semangat Ramadan Diharapkan Terus Berlanjut di Luar Bulan Suci

  • 23 Mar 2026 06:18 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon: Semangat ibadah yang telah dijalankan selama bulan Ramadan diharapkan tidak berhenti begitu saja setelah bulan suci berakhir. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tengah, Muslim, MCL, dalam ceramah ba’da subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon. Senin, 23 Maret 2026

Dalam tausiyahnya, Muslim menekankan bahwa berbagai amalan baik yang telah dilakukan selama kurang lebih 1440 jam di bulan Ramadan seharusnya dapat terus dilanjutkan pada sebelas bulan berikutnya.

Ia mencontohkan, selama Ramadan masyarakat begitu antusias melaksanakan salat berjamaah di masjid dan musala hingga penuh. Menurutnya, kebiasaan baik tersebut hendaknya tetap dipertahankan meskipun Ramadan telah berlalu.

“Jika selama Ramadan masjid dan mushola ramai oleh jamaah, maka di luar Ramadan pun semestinya kita bisa menjaga semangat itu,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebiasaan membaca Al-Qur’an. Aktivitas tilawah yang meningkat selama Ramadan diharapkan tidak berhenti, melainkan menjadi bagian dari rutinitas harian umat Muslim.

Lebih lanjut, Muslim mengibaratkan ibadah selama Ramadan seperti seseorang yang berjalan di tanah becek yang meninggalkan bekas. Menurutnya, bekas tersebut menjadi simbol bahwa ibadah yang dilakukan seharusnya memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Ibarat berjalan di tanah becek, pasti ada bekas yang ditinggalkan. Begitu juga dengan Ramadan, harus ada bekas dari ibadah yang kita lakukan,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum pembentukan karakter, sehingga nilai-nilai kebaikan seperti kedisiplinan ibadah, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an tetap terjaga sepanjang tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....