Teh Jahe Malam Hari Baik untuk Usus

  • 21 Jun 2026 07:24 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Menikmati secangkir minuman hangat sebelum tidur menjadi kebiasaan yang dilakukan banyak orang. Selain memberi rasa nyaman, kebiasaan sederhana ini ternyata juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan saluran pencernaan jika memilih jenis minuman yang tepat.

Salah satu minuman yang banyak direkomendasikan pakar kesehatan adalah teh jahe hangat. Minuman herbal ini dikenal mengandung senyawa alami yang membantu proses pencernaan sekaligus mendukung kesehatan usus. Meski bukan obat, teh jahe dapat menjadi bagian dari pola hidup sehat yang membantu menjaga fungsi saluran cerna.

Jahe Membantu Sistem Pencernaan

Jahe (Zingiber officinale) mengandung senyawa aktif berupa gingerol dan shogaol. Kedua senyawa ini memiliki sifat antioksidan dan antiradang yang bermanfaat bagi tubuh.

Melansir dari Johns Hopkins Medicine, gingerol membantu meningkatkan gerakan alami lambung (gastrointestinal motility), sehingga makanan dapat lebih cepat berpindah dari lambung ke usus. Kondisi ini membantu mengurangi rasa begah, kembung, dan gangguan pencernaan setelah makan.

Temuan serupa juga dijelaskan dalam ulasan ilmiah yang dipublikasikan di The American Journal of Clinical Nutrition. Penelitian tersebut menyebut konsumsi jahe secara oral memiliki manfaat terhadap berbagai gangguan saluran cerna, termasuk mual, dispepsia, serta berpotensi mengurangi peradangan berkat kandungan gingerol dan shogaol.

Berpotensi Menjaga Keseimbangan Mikrobiota Usus

Tidak hanya membantu pencernaan, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan jahe juga memiliki hubungan dengan kesehatan mikrobiota usus, yaitu kumpulan bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan.

Mengutip dari Sebuah tinjauan ilmiah dalam jurnal Food Chemistry, senyawa bioaktif pada jahe dapat membantu mengatur komposisi mikrobiota usus. Perubahan tersebut diduga berkontribusi terhadap berbagai manfaat kesehatan, mulai dari pengurangan peradangan hingga peningkatan fungsi metabolisme. Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa bukti pada manusia masih terus dikembangkan.

Sementara penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Microbiology menemukan konsumsi jus jahe dalam jangka pendek mampu memengaruhi komposisi bakteri usus pada orang sehat. Hasil penelitian ini membuka peluang bahwa jahe dapat menjadi salah satu bahan pangan pendukung kesehatan usus, meskipun masih memerlukan penelitian lanjutan.

Cocok Dikonsumsi Sebelum Tidur

Selain tidak mengandung kafein, teh jahe hangat juga dapat menjadi pilihan minuman malam yang menenangkan.

Mengutip dari Johns Hopkins Medicine, teh jahe dapat dikonsumsi setelah makan malam karena membantu proses pencernaan. Minuman ini juga lebih sehat dibanding minuman tinggi gula yang justru dapat mengganggu metabolisme apabila dikonsumsi menjelang tidur.

Namun, orang yang memiliki penyakit refluks asam lambung (GERD), sedang mengonsumsi obat pengencer darah, atau memiliki kondisi medis tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe setiap hari.

Cara Membuat Teh Jahe Hangat

Teh jahe dapat dibuat dengan bahan yang sederhana.

  1. Bahan:

  • 2–3 sentimeter jahe segar.

  • 250 mililiter air.

  • Perasan lemon (opsional).

  • Madu secukupnya setelah suhu minuman hangat (opsional).

2. Cara membuat:

  • Rebus air hingga mendidih.

  • Masukkan irisan jahe dan rebus selama 8–10 menit.

  • Saring ke dalam cangkir.

  • Tambahkan lemon atau madu sesuai selera.

  • Minum sekitar satu hingga dua jam sebelum tidur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....