Empat Kebiasaan Sederhana Jaga Kesehatan Usus

  • 21 Jun 2026 07:24 WIB
  •  Takengon

RRI.CO.ID, Takengon : Kesehatan usus sering kali baru menjadi perhatian ketika muncul gangguan seperti perut kembung, sembelit, atau diare. Padahal, usus memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar mencerna makanan.

Organ ini juga berkontribusi terhadap sistem kekebalan tubuh, metabolisme, bahkan kesehatan mental melalui hubungan antara usus dan otak.

Keseimbangan mikrobiota usus, yakni kumpulan triliunan bakteri baik yang hidup di saluran pencernaan, menjadi salah satu kunci menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Keseimbangan tersebut dapat dipengaruhi oleh pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, hingga tingkat stres.

Kabar baiknya, menjaga kesehatan usus tidak selalu membutuhkan cara yang rumit. Ada empat kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan setiap hari untuk membantu menjaga fungsi usus tetap optimal.

1. Perbanyak Konsumsi Serat

Sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh merupakan sumber serat yang sangat dibutuhkan bakteri baik di usus.

Mengutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, serat berperan sebagai prebiotik, yaitu makanan bagi mikroorganisme baik yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Ketika bakteri baik memperoleh asupan yang cukup, mereka menghasilkan asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids) yang membantu menjaga kesehatan lapisan usus serta mengurangi peradangan.

Dikutip dari jurnal Nature Reviews Gastroenterology & Hepatology, pola makan tinggi serat berkaitan dengan meningkatnya keragaman mikrobiota usus, yang menjadi indikator saluran pencernaan yang sehat.

2. Rutin Mengonsumsi Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi seperti yogurt, kefir, kimchi, tempe, dan natto mengandung bakteri baik atau probiotik yang bermanfaat bagi saluran pencernaan.

Mengutip dari Jurnal Cell yang dipublikasikan, menemukan apabila mengkonsumsi makanan fermentasi secara rutin dapat meningkatkan keragaman mikrobiota usus sekaligus membantu menurunkan penanda peradangan dalam tubuh. Meski demikian, para pakar kesehatan mengingatkan bahwa manfaat tersebut akan lebih optimal jika diimbangi dengan pola makan bergizi seimbang.

3. Tetap Aktif Bergerak

Aktivitas fisik tidak hanya baik bagi jantung dan otot, tetapi juga bermanfaat untuk kesehatan usus. Melansir dari World Health Organization (WHO), olahraga secara teratur membantu menjaga metabolisme tubuh sekaligus mendukung keseimbangan mikrobiota usus.

Beberapa penelitian menunjukkan orang yang rutin berolahraga memiliki komposisi bakteri usus yang lebih beragam dibanding mereka yang kurang bergerak. Keberagaman mikrobiota tersebut berkaitan dengan sistem pencernaan yang lebih sehat.

Aktivitas ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam selama 30 menit setiap hari sudah memberikan manfaat bagi tubuh.

4. Tidur Cukup dan Kelola Stres

Kurang tidur dan stres berkepanjangan dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Mengutip dari Cleveland Clinic, stres memengaruhi komunikasi antara otak dan saluran pencernaan atau dikenal sebagai gut-brain axis. Akibatnya, seseorang lebih mudah mengalami gangguan seperti perut kembung, nyeri perut, atau perubahan pola buang air besar.

Karena itu, tidur selama tujuh hingga sembilan jam setiap malam, disertai pengelolaan stres melalui relaksasi, meditasi, atau aktivitas yang menyenangkan, menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan usus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....