Seorang Pria di Gondang Sragen Ditemukan Meninggal usai Tenggelam di Sungai Ngaru

  • 05 Sep 2026 23:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Seorang warga Dukuh Bontit, Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran Sungai Ngarum pada Jumat 4 September 2026 sore. Korban diketahui bernama Sugiyono (48), warga Dukuh Bontit RT 25, Desa Srimulyo.

Ketua PSC 119 Kabupaten Sragen, dr. Udayanti Proborini, mengonfirmasi kejadian kecelakaan air tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.

"Kami menerima informasi dari tim Damkar Sragen melalui pesan singkat WhatsApp pada pukul 21.25 WIB terkait adanya kecelakaan air di Sungai Ngarum. Titik keberadaan korban sebenarnya sudah diketahui, namun membutuhkan bantuan evakuasi di kedalaman sekitar 5 meter," ujar dr. Udayanti, Sabtu 5 September.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Call Center PSC 119 Sukowati Sragen langsung berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan untuk melakukan asesmen dan penanganan. Mako PSC 119 juga menurunkan Tim Responder beserta Ambulans Rescue Medic Alfa 06 ke lokasi kejadian untuk standby medis dan mendukung koordinasi penanganan.

Di lokasi kejadian, Tim SAR Gabungan langsung meluncurkan operasi pencarian dan evakuasi malam (night diver). Kronologi evakuasi berlangsung cukup singkat. Sekitar pukul 21.30 WIB: Tim SAR Gabungan merespon lokasi dan menyiapkan peralatan selam.

Sedangkan 22.15 WIB Penyelam mulai melakukan penyisiran di titik keberadaan korban. Sementara itu pukul 22.18 WIB korban berhasil ditemukan pada kedalaman sekitar 3 meter dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah duka menggunakan Ambulans Rescue Medic Alfa 01 PMI Kabupaten Sragen dan tiba pada pukul 22.30 WIB.

Setibanya di rumah duka, pihak berwajib dan tim medis langsung melakukan pemeriksaan luar (visum). "Hasil pemeriksaan menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar dr Uda. Jenazah Sugiyono selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Proses evakuasi ini melibatkan berbagai unsur relawan dan instansi terkait, di antaranya PSC 119 Sukowati, PMI Sragen, BPBD, Pemadam Kebakaran, TNI, POLRI, PSC Puskesmas Gondang dan Ngrampal, perangkat desa setempat, serta puluhan potensi SAR dan relawan gabungan. Seluruh operasi pencarian dan evakuasi secara resmi dinyatakan selesai pada pukul 22.45 WIB. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....