Jaga Tirta Ditemukan Tewas di Saluran Irigasi Sambungmacan, Ada Luka di Pelipis

  • 30 Jul 2026 18:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Seorang petugas pembagi air irigasi (Jaga Tirta), Partorejo Pomo (75), ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi persawahan Dukuh Jatisumo, Desa Sambungmacan, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Kamis 30 Juli 2026 siang. Terdapat luka di bagian pelipis saat korban ditemukan.

Informasi yang dihimpun, korban warga Dukuh Jatisumo RT 19, Desa Sambungmacan tersebut ditemukan sekitar pukul 12.45 WIB setelah sempat dikira batang pohon pisang yang menyumbat aliran air. Penemuan jenazah Jaga Tirta ini sontak menggemparkan warga desa setempat dan berbondong-bondong datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kapolsek Sambungmacan AKP Warseno membenarkan penemuan jasad korban di saluran irigasi tersebut.

"Benar, ada laporan kejadian orang meninggal dunia di saluran irigasi persawahan Dukuh Jatisumo. Korban sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan bertugas menjaga pembagian air irigasi di wilayah tersebut," ujar AKP Warseno, dalam laporan resminya Kamis 30 Juli sore.

AKP Warseno menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat korban bersama saksi-saksi bertugas giliran menjaga aliran air sejak Rabu 29 Juli 2026. Karena proses pembagian air belum usai, para petugas sempat menginap di rumah warung persawahan setempat.

Pada Kamis pagi, korban kembali berkeliling mengecek aliran air. Sekitar pukul 13.00 WIB, salah satu saksi, Suharyono, yang tengah berkeliling mendengar suara gemericik air yang tersumbat.

"Saksi mendekat karena mengira saluran tertutup batang pohon pisang. Saat saksi turun ke selokan untuk mengangkatnya, ternyata yang tersangkut adalah kaki manusia," kata Kapolsek.

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Sambungmacan. Petugas dan warga lantas mengevakuasi korban.

Di sekitar lokasi kejadian, petugas mengamankan alat pertanian milik korban berupa cangkul, bajak, garpu, serta sepasang sandal yang berada di pinggir saluran irigasi..Dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polres Sragen dan Tim Puskesmas Sambungmacan 1, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Hasil pemeriksaan fisik menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. Hanya terdapat luka lecet di bagian pelipis sebelah kanan, diduga akibat benturan saat korban terjatuh ke saluran air," kata AKP Warseno.

Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi yang dituangkan dalam surat pernyataan. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk diproses pemakamannya. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....