Serangan Umum Empat Hari, Teladan Perjuangan untuk Generasi Muda
- 10 Agt 2026 21:27 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Semangat perjuangan para pemuda dalam mempertahankan kemerdekaan melalui Serangan Umum Empat Hari di Kota Solo, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda saat ini untuk terus meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa.
Perjuangan para pemuda pada masa itu dilakukan dengan keberanian, kedisiplinan dan kekompakan. Bahkan, para pelajar yang tergabung dalam Tentara Pelajar turut mengambil bagian dalam perjuangan, dengan kondisi dan keterbatasan yang jauh berbeda dengan kehidupan generasi muda saat ini.
Ketua Tunas Patria Surakarta, Raden Mas Hadianto, mengatakan, salah satu nilai penting yang dapat diteladani dari Serangan Umum Empat Hari adalah semangat persatuan dan kekompakan para pejuang.
Menurutnya, para pelajar saat itu mampu menjalankan perjuangan secara disiplin meski harus menghadapi risiko besar, termasuk mempertaruhkan nyawa untuk mempertahankan kemerdekaan.
Dikatakan Hadianto, rasa nasionalisme juga dapat diwujudkan melalui hal hal sederhana dalam kehidupan sehari hari ,salah satunya dengan menghormati symbol symbol negara dan menjaga semangat kebangsaan.
“Serangan umum itu kan perang mempertahankan kemerdekaan, Paling sederhana saya yang saya lihat itu saja pemasangan bendera merah putih di Kota Solo. Ini saya pernah usul pemasangan bendera yang benar-benar tegak tidak di tiang bendera di pohon, tiang bendera miring. Itu kan tidak menghargai dengan heroiknya mempertahankan kebersihan," ujar Raden Mas Hadianto saat dialog interaktif di RRI Senin 10 Agustus 2026.
Sementara itu, keluarga Pahlawan Nasional Brigjen Slamet Riyadi, Gunawan, menilai semangat perjuangan generasi muda pada masa lalu perlu dikenalkan kembali kepada anak-anak muda saat ini.
Ia menekankan pentingnya generasi muda memahami sejarah perjuangan bangsa. Dengan mengetahui bagaimana para pahlawan memperjuangkan kemerdekaan, generasi muda diharapkan semakin menghargai kemerdekaan yang telah diwariskan.
Gunawan juga mengingatkan pesan yang pernah disampaikan Brigjen Slamet Riyadi kepada para anak buahnya, yakni agar seseorang lebih memikirkan apa yang dapat diberikan kepada negara, bukan hanya apa yang dapat diterima dari negara.
“Jadi biar anak-anak muda sekarang itu tahu sejarahnya dulu .Manakala dia enggak tahu sejarah, maka Dia juga tidak akan banyak menghargai jasa-jasa pahlawan gitu. Kemudian yang kedua bahwa Pak Sam itu dulu sering berpesan pada anak buahnya kalau bisa kamu itu apa yang bisa kamu berikan pada negara? Bukan sebaliknya apa yang aku dapatkan dari negara?" ucap Gunawan.
Semangat tersebut dinilai tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata, maka generasi muda saat ini dapat meneruskan perjuangan melalui pendidikan, prestasi, kreativitas, inovasi, kepedulian sosial dan berbagai karya positif untuk bangsa. (Lidia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....