Pemkot Solo Revitalisasi Rumah Slamet Riyadi Jadi Museum dan Rumah Singgah
- 04 Agt 2026 22:52 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta mulai merevitalisasi rumah masa kecil Pahlawan Nasional Brigjen Slamet Riyadi di Kampung Joyosuran, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Pasar Kliwon. Revitalisasi yang ditinjau langsung Wali Kota Surakarta Respati Ardi, Selasa 4 Agustus 2026, itu dilakukan sebagai upaya melestarikan sejarah sekaligus menghadirkan destinasi wisata edukasi di Kota Solo.
Respati Ardi mengatakan rumah tersebut akan difungsikan sebagai museum sekaligus rumah singgah agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat mengenal lebih dekat sosok Brigjen Slamet Riyadi beserta kontribusinya bagi bangsa dan Kota Surakarta.
"Brigjen Slamet Riyadi gugur dalam usia yang masih sangat muda, tetapi memiliki kecerdasan dan perjuangan yang luar biasa. Jalan protokol utama di Kota Solo juga menggunakan nama beliau dan banyak nilai sejarah yang bisa dipelajari. Karena itu kami mempunyai inisiatif melakukan revitalisasi rumah Brigjen Slamet Riyadi ini," ujarnya.
Menurut Respati, keberadaan museum di rumah masa kecil Brigjen Slamet Riyadi diharapkan menjadi ruang edukasi sejarah sekaligus menambah daya tarik wisata Kota Surakarta.
"Harapannya nanti masyarakat, terutama adik-adik kita, bisa belajar mengetahui sejarah dan kontribusi besar Brigjen Slamet Riyadi terhadap Kota Solo. Ke depan rumah ini akan menjadi museum sekaligus rumah singgah yang bisa dinikmati wisatawan maupun pelajar untuk wisata edukasi," katanya.
Respati menambahkan revitalisasi rumah tersebut bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Meski hanya kebetulan, menurutnya momen tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan diraih melalui perjuangan para pahlawan.
"Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ini kita ingin mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan tidak didapat dengan cuma-cuma, tetapi dengan pengorbanan nyawa para pahlawan yang harus terus kita hormati," ucapnya.
Sementara itu, cucu keponakan Brigjen Slamet Riyadi, Gunawan Wibisono, menyambut baik perhatian Pemerintah Kota Surakarta terhadap rumah peninggalan keluarga tersebut.
Ia mengaku selama ini keluarga hanya mampu melakukan perawatan secara terbatas karena usia bangunan yang sudah tua.
"Kami dari keluarga mengucapkan terima kasih sekali karena ada perhatian dari Pemkot Surakarta. Selama ini rumah ini dipelihara semampunya. Kalau bocor ya kami hanya mengganti genteng di bagian yang bocor. Kami memang tidak mampu merehabilitasi rumah ini secara menyeluruh, sehingga bantuan dari Pemkot sangat berarti bagi keluarga," ujar Gunawan. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....