Mengenang Sejarah, Pemkot Surakarta Peringati Serangan Umum Empat Hari

  • 07 Agt 2026 21:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) terus merawat sejarah perjuangan bangsa, dengan mengadakan peringatan peristiwa bersejarah Serangan Umum Empat Hari di Surakarta pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Peringatan diisi dengan upacara di Halaman Balai Kota Surakarta yang pada tahun ini dipimpin oleh Ketua Pengadilan Negeri Surakarta, serta dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bhakti. Acara ini dihadiri Wali Kota Respati Ardi, Wakil Wali Kota Astrid Widayani, jajaran Forkopimda, keluarga veteran hingga pelajar.

Ditemui setelah mengikuti acara, Wali Kota, Respati Ardi, menegaskan pentingnya memaknai Surakarta sebagai kota yang kaya akan sejarah pergerakan dan perjuangan kemerdekaan. Dirinya turut mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menghormati jasa para pahlawan.

"Surakarta ini kota yang penuh perjuangan, penuh pergerakan dan banyak pahlawan yang tinggal di sini. Kota Surakarta selalu menjadi sejarah yang tidak pernah dilupakan oleh bangsa ini. Kita memaknainya dengan menghormati dan menghargai pahlawan-pahlawan kita yang telah memperjuangkan kemerdekaan," kata Respati Ardi.

Lebih lanjut, Respati Ardi menekankan pentingnya menjaga jati diri bangsa serta bersikap bijak dalam menyaring informasi di era digital. Mengingat agenda nasional peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang kian dekat, Respati juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga NKRI.

"Hormati leluhur, jangan lupakan jati diri bangsa. Di era digital yang serba cepat, banyak informasi yang perlu dicek keasliannya. Mari kita doakan para pendahulu dan terus memperjuangkan NKRI serta kemakmuran rakyat. Bagi seluruh warga Kota Surakarta dan sekitarnya, mari kita jaga ketertiban dan kondusifitas, persatuan bangsa itu yang utama," katanya menambahkan.

Sementara itu, salah satu anak veteran tentara pelajar, Sri Pujiatmi, memberikan apresiasi atas konsistensi Pemkot Surakarta dalam menggelar peringatan Serangan Umum empat Hari.

Dirinya mengaku terharu dan bersyukur atas kepedulian masyarakat dan pemerintah daerah yang masih memperingati serta melestarikan sejarah perjuangan generasi terdahulu.

"Ya sangat bersyukur anak-anak masih ingat perjuangan Bapak dan Ibu kita. Harapannya semoga ke depannya generasi yang akan datang bisa melanjutkan cita-cita Bapak dan Ibu semuanya," ujar Sri Pujiatmi.

Melalui momentum Peringatan Serangan Umum Empat Hari ini, generasi penerus di Kota Surakarta diharapkan tidak sekadar mengenang sejarah, melainkan juga meneladani semangat kepedulian sosial, patriotisme, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam kehidupan sehari-hari. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....