Keluarga Brigjen Slamet Riyadi Sambut Revitalisasi Peninggalan Bersejarah

  • 05 Agt 2026 05:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Keluarga besar Pahlawan Nasional Brigjen Slamet Riyadi menyambut positif revitalisasi rumah masa kecil Brigjen Slamet Riyadi di Kampung Joyosuran, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Revitalisasi yang ditinjau Wali Kota Surakarta Respati Ardi pada Selasa, 4 Agustus 2026 itu dinilai menjadi langkah penting dalam melestarikan sejarah perjuangan pahlawan asal Solo tersebut.

Cucu keponakan Brigjen Slamet Riyadi, Gunawan Wibisono, mengatakan rumah tersebut hingga kini masih ditempati keluarganya. Ia tinggal di bagian timur rumah bersama adiknya, sedangkan bangunan di sisi barat yang direvitalisasi sudah tidak ditempati.

"Rumah ini tetap kami tinggali. Saya dan adik menempati bagian timur, sedangkan bagian barat sudah kosong karena memang tidak ditempati lagi. Bagian timur masih cukup luas untuk keluarga," jelasnya.

Gunawan mengungkapkan kondisi bangunan yang telah berusia puluhan tahun membuat keluarga kesulitan melakukan perbaikan secara menyeluruh. Karena itu, revitalisasi yang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta sangat membantu menjaga keberadaan rumah bersejarah tersebut.

"Rumah ini sudah tua dan banyak bocor ketika hujan. Selama ini keluarga hanya bisa memperbaiki sedikit demi sedikit sesuai kemampuan. Karena sekarang direhabilitasi secara menyeluruh, kami benar-benar mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surakarta," katanya.

Ia juga menjelaskan peninggalan asli Brigjen Slamet Riyadi yang masih tersimpan di rumah tersebut tidak banyak karena sang pahlawan gugur saat masih berusia 23 tahun.

"Peninggalannya memang tidak banyak. Yang masih ada hanya lemari, tempat tidur, kemudian bintang jasa dan beberapa lencana yang menjadi peninggalan beliau," ungkap Gunawan.

Wali Kota Surakarta Respati Ardi memastikan revitalisasi tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menjaga nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.

"Harapannya rumah ini menjadi tempat masyarakat belajar sejarah perjuangan Brigjen Slamet Riyadi. Museum dan rumah singgah ini nantinya dapat dimanfaatkan pelajar maupun wisatawan sebagai destinasi wisata edukasi sekaligus pengingat jasa para pahlawan," kata Respati. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....