Kuota SD Negeri Solo Tak Penuh, MPPS Dorong Akses Siswa Luar Daerah Diperluas
- 06 Jul 2026 14:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Surakarta menyisakan persoalan kekosongan kuota pada tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Senin, 6 Juli 2026.
Fakta di lapangan menunjukkan mayoritas SD Negeri di kawasan kota tidak memenuhi kuota pendaftar dengan puluhan sekolah hanya menerima kurang dari sepuluh siswa, sementara tingkat SMP menyisakan ratusan kursi.
Kondisi ini memantik keprihatinan dari Pegiat Masyarakat Peduli Pendidikan Surakarta (MPPS), Pardoyo, yang menyoroti sistem penerimaan yang terlalu ketat dalam memproteksi sekolah negeri agar dikhususkan bagi warga lokal.
"Oleh karena itu mungkin sistemnya terus dievaluasi sehingga siswa-siswa dari luar Solo pun juga masih terbuka peluang untuk masuk ke Solo," ujar Pardoyo.
Pardoyo menjelaskan banyak calon peserta didik dari wilayah perbatasan seperti Wonorejo dan Gondangrejo justru kerap mengeluh kesulitan mengakses fasilitas pendidikan memadai di kabupaten asal mereka.
"Jangan terlalu ketat sehingga anak-anak dari luar Solo yang potensial, bahkan warga yang ada di wilayah hinterland itu juga bisa terwadahi mengakses pendidikan," katanya.
Ke depannya, MPPS mendorong adanya kerja sama strategis antara Pemerintah Kota Surakarta dengan pemerintah daerah di sekitarnya agar hak akses pendidikan bagi anak-anak di kawasan perbatasan tetap terjamin secara adil. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....