Peminat Jalur Kemitraan Sekolah Swasta di Solo Naik Kuota SMK BK Penuh

  • 26 Jun 2026 19:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jalur kemitraan sekolah swasta di Kota Solo tercatat mengalami peningkatan peminat pada penyelenggaraan tahun ini.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah diketahui menggandeng empat sekolah swasta mitra di Solo, yakni SMA Muhammadiyah 2, SMA Muhammadiyah 3, SMK Wijaya Kusuma, dan SMK Bhinneka Karya (BK).

Panitia SPMB Afirmasi sekaligus Waka Ketenagakerjaan SMK BK Surakarta, Riyanto Sugeng Widodo, menyebutkan sekolahnya mencatat lonjakan pendaftar dibandingkan tahun lalu.

Pada penerimaan hingga hari Kamis, 25 Juni 2026, tercatat sebanyak 36 siswa mendaftar melalui jalur tersebut, berbanding terbalik dengan total lima siswa yang mendaftar pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

"Tahun ini didukung dengan sistem yang lebih baik. Di aplikasi, nama sekolah kita muncul berbarengan dengan sekolah negeri. Ketika mereka melihat posisi tidak aman di negeri, akhirnya mereka lari ke swasta yang jalur afirmasi," kata Riyanto, Jumat, 25 Juni 2026.

Dari total 36 pendaftar di SMK BK Solo, sebanyak 34 siswa telah merampungkan proses daftar ulang, sementara dua lainnya mengundurkan diri.

Para siswa yang lolos dari kategori Desil I hingga Desil IV ini akan menerima pembiayaan pendidikan penuh dari pemerintah selama tiga tahun serta mengikuti kegiatan belajar mengajar bersama siswa reguler tanpa perbedaan fasilitas.

Tren positif peningkatan jumlah calon peserta didik baru melalui jalur kemitraan ini rupanya juga dirasakan secara signifikan oleh panitia SPMB di SMA Muhammadiyah 2 Surakarta.

Panitia SPMB sekolah setempat, Judin, mengungkapkan bahwa dari total delapan pendaftar yang masuk tahun ini, sebanyak tujuh siswa telah resmi melakukan tahapan daftar ulang.

"Semuanya gratis. Mungkin di kemitraan lain seragam masih harus bayar, tapi di kita gratis 100 persen. Buku pun kami gratiskan," ujar Judin.

Serupa dengan kebijakan di SMK BK, para siswa jalur kemitraan di SMA Muhammadiyah 2 Solo juga akan dilebur ke dalam kelas reguler.

Pihak sekolah memastikan jaminan fasilitas pendidikan gratis sepenuhnya, mencakup pembebasan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP), uang pengembangan, sarana prasarana, hingga kebutuhan personal seperti seragam dan buku tulis. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....