Dewan Pendidikan Surakarta Minta SMP Program Khusus Tambah Porsi Agama
- 03 Jul 2026 18:47 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Ketua Dewan Pendidikan Kota Surakarta, Joko Riyanto, memberikan masukan agar kurikulum SMP Kelas Program Khusus (PK) yang dirintis Pemkot Solo memperkuat pendalaman nilai keagamaan bagi siswanya.
Dalam forum diskusi di Yayasan Yekti Angudi Piadeging Hukum Indonesia (YAPHI), Joko menilai, mencetak anak yang unggul secara fisik dan intelektual tidaklah cukup tanpa landasan moral yang kuat.
"Kalau kita mencetak orang yang fisiknya kuat, otaknya pintar, tapi religinya kosong, pintarnya hanya akan dipakai untuk memperkaya diri sendiri dan berpotensi menjadi koruptor kelas kakap," ujar Joko dalam diskusi, Senin, 29 Juni 2026.
Menurutnya, penguatan karakter religiusitas tidak boleh dinafikan dari skema sekolah negeri yang saat ini berorientasi pada pencapaian akademik.
Ia berharap kurikulum sekolah tersebut memberikan porsi yang setara untuk pendalaman agama sesuai kepercayaan siswa agar lahir generasi yang cerdas sekaligus beriman.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo, Dwi Ariyatno, menuturkan program ini memang dirancang untuk memfasilitasi anak-anak dengan kecerdasan istimewa dari keluarga tidak mampu.
"Harapan kami, anak-anak potensial ini punya daya saing sampai di tingkat global. Mereka tidak lagi punya target di tingkat lokal saja," ungkap Dwi Ariyatno.
Pihak Dinas Pendidikan pun berkomitmen merancang ekosistem pembelajaran yang tidak hanya fokus pada intelektual, tetapi juga mematangkan kedewasaan emosional, karakter, serta daya tahan belajar siswa agar siap menghadapi jenjang pendidikan lebih tinggi. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....