Peminat Sekolah Program Khusus Solo Membeludak, Seleksi Ketat Libatkan Orang Tua

  • 14 Mei 2026 19:14 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Animo masyarakat terhadap pendaftaran sekolah program khusus di Kota Surakarta menunjukkan peningkatan signifikan pada tahun ajaran baru ini. Tercatat, hampir 500 calon peserta didik berebut kuota yang hanya tersedia untuk 150 siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, mengungkapkan meskipun jumlah pendaftar membeludak, mekanisme seleksi akan dilakukan secara sangat ketat untuk menjaring potensi akademik yang benar-benar istimewa.

Proses seleksi utama akan menitikberatkan pada nilai ujian atau Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang telah diikuti oleh para pendaftar.

Selain nilai akademik, Dinas Pendidikan juga akan menerapkan uji psikologi guna mengukur daya tahan siswa dalam mengikuti kurikulum yang lebih berat dibanding sekolah reguler.

Hal ini dilakukan karena sekolah khusus tersebut diproyeksikan memiliki capaian target pendidikan yang lebih tinggi dan intensif.

"Target capaiannya kan tinggi, harus ada semacam komitmen dari peserta seleksi termasuk orang tua untuk diukur kemampuan daya tahan mereka karena upayanya harus lebih ekstra," ujar Dwi Ariyatno kepada rri.co.id, Kamis, 14 Mei 2026.

Keterlibatan orang tua menjadi salah satu instrumen penting dalam tahap seleksi kali ini untuk memastikan dukungan berkelanjutan di luar jam sekolah.

Dinas Pendidikan menekankan proses pembelajaran di sekolah program khusus tidak akan maksimal jika tidak didukung oleh lingkungan keluarga yang kondusif.


Dukungan orang tua diharapkan mampu membangun mentalitas siswa agar tetap konsisten dalam mengejar target kualitas pendidikan yang dicanangkan.

Terkait sebaran pendaftar, Dwi Ariyatno menjelaskan calon siswa dari luar Kota Solo tetap diberikan kesempatan melalui jalur prestasi reguler.

Namun, kuota bagi pendaftar luar kota dibatasi hanya sebesar lima persen dari total kapasitas yang tersedia. Prioritas utama tetap diberikan kepada warga dalam kota dengan tetap mengacu pada standar nilai yang sangat kompetitif guna memastikan kualitas input siswa.

"Diberikan kesempatan tapi jumlahnya memang tidak banyak, karena kita berharap yang masuk adalah anak dengan potensi akademik istimewa agar bisa berdaya saing internasional," kata Dwi menambahkan.

Melalui seleksi yang komprehensif ini, Pemerintah Kota Surakarta berharap sekolah program khusus ini dapat melahirkan generasi yang memiliki keunggulan kompetitif.

Siswa yang terpilih nantinya akan didorong untuk mampu berbicara banyak di tingkat nasional hingga internasional.

Dengan demikian, investasi pendidikan melalui sekolah khusus ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bengawan. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....