Respati Pelajari Sistem SMA Taruna Nusantara untuk SMP Program Khusus
- 27 Jun 2026 14:39 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, melakukan studi banding ke SMA Taruna Nusantara Magelang untuk mematangkan konsep SMP Kelas Program Khusus yang akan diterapkan di SMPN 24 dan SMPN 25 Surakarta. Kunjungan tersebut dilakukan bersama jajaran Dinas Pendidikan dan Komisi IV DPRD Surakarta, Kamis 18 Juni 2026.
Kehadiran rombongan Pemkot Surakarta disambut Kepala SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI M.I. Gogor, beserta jajaran. Dalam kunjungan tersebut, Pemkot Surakarta mempelajari sistem pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Nusantara.
Respati mengatakan studi banding dilakukan karena Pemerintah Kota Surakarta memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan pendidikan hingga jenjang SMP. Karena itu, sistem pendidikan di SMA Taruna Nusantara dinilai dapat menjadi referensi dalam pengembangan SMP Kelas Program Khusus.
"Secara administratif, Pemerintah Kota Surakarta memiliki tugas dan kewenangan dalam penyelenggaraan pendidikan hingga jenjang SMP. Karena itu, kami ingin mempelajari sistem pendidikan di SMA Taruna Nusantara sebagai salah satu referensi untuk diterapkan dan disesuaikan pada jenjang SMP," kata Respati.
Menurutnya, SMP Kelas Program Khusus tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik. Program tersebut juga akan memperkuat pendidikan karakter, kedisiplinan, kesamaptaan, pola asuh, serta keterlibatan orang tua.
"Hal ini terus kami pelajari agar SMP Kelas Program Khusus yang sedang dikembangkan benar-benar mampu mempersiapkan murid untuk melanjutkan pendidikan ke SMA unggulan, salah satunya SMA Taruna Nusantara. Persiapan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga mencakup kesamaptaan, kedisiplinan, pola asuh, serta komitmen orang tua," katanya.
Respati menjelaskan, SMP Kelas Program Khusus di SMPN 24 dan SMPN 25 disiapkan sebagai sekolah percontohan. Metode pembelajaran yang terbukti efektif nantinya akan diterapkan secara bertahap di SMP negeri lainnya di Kota Solo.
"Kami ingin mencari metode pembelajaran yang paling tepat bagi para murid. Dengan bekal tersebut, mereka diharapkan siap melanjutkan pendidikan ke sekolah berasrama, seperti SMA Taruna Nusantara, maupun ke sekolah unggulan lainnya, termasuk di luar negeri. Namun yang terpenting, sekolah berkualitas ini harus tetap terjangkau bagi masyarakat," ucapnya menjelaskan.
Sementara itu, Kepala SMA Taruna Nusantara, Mayjen TNI Muhammad Imam Gogor, menyambut baik inisiatif Pemkot Surakarta dalam mengembangkan pendidikan unggulan bagi generasi muda. Ia menegaskan pihaknya siap berbagi pengalaman dan menjalin kolaborasi dengan Pemkot Surakarta.
"Kita sharing dan bisa bersinergi nantinya untuk mengembangkan pendidikan bagi generasi muda supaya lebih inklusif. Pendidikan kita hari ini harus semakin inklusif bagi pelajar," ujar Gogor.
Ia menambahkan SMA Taruna Nusantara siap mendukung berbagai program pendidikan yang dikembangkan Pemkot Surakarta. Dukungan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul dan berkarakter. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....