Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Sragen Serahkan 904 Bantuan RTLH

  • 01 Jul 2026 09:15 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Pemerintah Kabupaten Sragen terus mempercepat upaya penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui pemenuhan hunian layak. Komitmen ini diwujudkan dengan menyalurkan bantuan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK RTLH) kepada 904 keluarga penerima manfaat.

Penyerahan bantuan dilakukan Bupati Sragen Sigit Pamungkas bersama Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Sriyanto Saputro. Penyerahan bantuan RTLH berlangsung di Pendopo Sumonegaran Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa 30 Juni.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen, Aris Wahyudi menjelaskan, program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Nasional Tiga Juta Rumah.

Penyaluran bantuan terbagi atas program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 803 unit dan kolaborasi bersama Habitat for Humanity Indonesia sebanyak 101 unit.

Untuk memastikan transparansi, seluruh penyaluran dana dilakukan secara nontunai (cashless) melalui rekening Bank BNI. "Total penerima manfaat sebanyak 904 unit. Sebanyak 803 unit tersebar di 13 kecamatan dan 35 desa, sedangkan 101 unit berada di tiga desa di Kecamatan Tanon. Dana pembelian material langsung dibayarkan ke toko bangunan sesuai tahapan," ujar Aris Wahyudi.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa III, Aldino Herupriawan menegaskan bahwa program BSPS dilakukan tanpa pungutan liar. Ia menekankan pentingnya prinsip tepat sasaran, tepat kualitas, tepat waktu, dan tertib administrasi untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong warga.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menyatakan bantuan ini merupakan bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Hingga pertengahan tahun 2026, tercatat sudah ada 16 desa di Kabupaten Sragen yang dinyatakan bebas dari rumah tidak layak huni.

"Dari 208 desa dan kelurahan di Kabupaten Sragen, saat ini sudah ada 16 desa yang bebas RTLH. Ke depan akan terus kita perluas sehingga masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik," kata Bupati Sigit.

Bupati mengingatkan karena bantuan ini bersifat stimulan, kunci sukses pembangunan yang ditargetkan selesai dalam empat bulan ini berada pada partisipasi aktif dan swadaya masyarakat.

Dukungan serupa juga datang dari legislatif. Anggota Komisi V DPR RI, Sriyanto Saputro, menegaskan kesiapannya untuk mengawal dan menyinkronkan program daerah dengan program nasional pembangunan tiga juta rumah bentukan Presiden, demi mewujudkan Kabupaten Sragen yang sepenuhnya bebas dari RTLH. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....