Gelar Budaya Desa Jonggrangan Klaten Meriah , Tiga Gunungan Hasil Bumi Jadi Rebutan

  • 20 Jun 2026 09:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Pemerintah Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Kabupaten Klaten kembali menggelar bersih desa tahun 2026. Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Jumat minggu pertama bulan Suro penanggalan Jawa tersebut ditandai dengan gelar budaya dan juga kirab gunungan hasil bumi.

Bersih desa yang dilaksanakan di kompleks Sendang Simbar Joyo tersebut berlangsung meriah dan dihadiri oleh ratusan warga Desa Jonggrangan. Kegiatan diawali dengan kenduri oleh warga setempat.

Tokoh masyarakat setempat, Sunarno, mengatakan bahwa bersih desa dan kirab budaya itu merupakan bentuk syukur kepada Tuhan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga Desa Jonggrangan.

“Harapan kami selaku tokoh masyarakat, kegiatan ini dapat menjaga kerukunan, kebersamaan, serta mempererat silaturahmi semua warga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” kata Sunarno, Jumat 18 Juni 2026.

Kegiatan bersih desa di Desa Jonggrangan tersebut sudah berlangsung turun-temurun dan akan selalu dilestarikan oleh masyarakat setempat.

Hal yang cukup dinantikan oleh masyarakat dalam bersih desa di tempat ini adalah rebutan gunungan hasil bumi, buah-buahan, serta makanan kecil. Tiga gunungan tersebut habis dalam sekejap menjadi rebutan warga.

Salah seorang warga, Suwarti, mengaku harus bersusah payah untuk berebut gunungan tersebut. Meskipun hanya mendapatkan sayuran, ia merasa senang.

“Rebutan sayuran, dapatnya ini. Alhamdulillah, walaupun sedikit tidak apa-apa. Sampai jatuh, (tetapi) dapat terong, wortel, sama ketela. Mau dibawa pulang, namanya rezeki, alhamdulillah. Tadi susah banget, tetapi alhamdulillah senang banget,” katanya.

Pada acara tersebut, panitia juga membagikan ikan nila secara gratis kepada masyarakat. Ikan yang disediakan mencapai kurang lebih dua ton.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Purwanto, menyambut gembira penyelenggaraan bersih desa tersebut. Menurutnya, selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk memperkokoh kerukunan warga. (Adam Sutanto)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....