Karnaval Budaya 1.050 Siswa SD Pangudi Luhur Surakarta Meriahkan Solo
- 18 Jun 2026 20:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Sebanyak 1.050 siswa SD Pangudi Luhur Surakarta mengikuti aksi pentas tari massal dan karnaval budaya yang berlangsung meriah dari kawasan Balai Kota Solo menuju sekolah setempat, Rabu, 17 Juni 2026.
Acara menyambut penutupan Tahun Ajaran 2025/2026 ini diselenggarakan sebagai sarana efektif untuk mengembangkan kreativitas, membangun kepercayaan diri, sekaligus menjunjung tinggi nilai seni budaya Jawa.
Karnaval budaya ini merupakan agenda rutin tahunan yang ditujukan untuk melestarikan tradisi Nusantara di lingkungan sekolah perkotaan.
Seluruh peserta dari kelas satu hingga kelas enam tampak antusias mengenakan pakaian adat serta berbagai aksesoris unik hasil kreativitas mandiri yang disiapkan bersama orang tua dan guru dalam satu bulan terakhir.
Saat membuka acara di halaman Balai Kota Solo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan proses pembelajaran sepanjang tahun.
Ia mengimbau para guru dan orang tua agar senantiasa menciptakan ekosistem pendidikan yang positif demi mendukung tumbuh kembang anak sesuai zamannya.
"Pesan kami selalu tetap untuk memberikan dukungan, dorongan, motivasi sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas untuk anak-anak berkegiatan beraktivitas seperti pada pagi hari ini. Keceriaan ini yang mestinya selalu harus kita sajikan." ujar Dwi.
Usai pelaksanaan karnaval, rangkaian kegiatan langsung dilanjutkan dengan pertunjukan tari massal secara bergantian oleh setiap tingkat kelas di halaman sekolah.
Berbagai tarian tradisional khas Surakarta seperti Tari Udang Windu, Tari Orek, Tari Mangastuti, hingga Tari Nusantara ditampilkan secara berkelompok demi melatih rasa tanggung jawab anak sejak dini.
Kepala Sekolah SD Pangudi Luhur Surakarta, Marsono Ade, menjelaskan fokus utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah penanaman karakter luhur dan pelestarian budaya lokal kepada para siswa.
"Mengenalkan anak-anak dengan budaya Nusantara terutama budaya Solo yaitu tari. Terus kemudian yang ketiga yaitu melatih kepercayaan diri anak-anak, kemudian melatih karena ini sebagian kayak topinya kalau anak-anak yang kelas besar kan buat sendiri ya rasa tanggung jawab, kreativitas itu yang kita mau tanamkan." katanya.
Rangkaian acara penutupan tahun ajaran ini akan diakhiri dengan pentas seni unjuk bakat dari berbagai bidang ekstrakurikuler sekolah pada hari berikutnya bersamaan dengan momen pembagian rapor.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini mampu membekali para siswa dengan mentalitas yang tangguh dan kreatif untuk menghadapi tantangan perkembangan zaman di masa depan. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....