Konsumsi Makan Ikan Rendah, Pemkab Klaten Sosialisasikan Gemar Makan Ikan
- 11 Jun 2026 07:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Pemerintah Kabupaten Klaten terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat dan generasi muda untuk gemar makan ikan. Upaya tersebut penting dilakukan agar generasi bangsa menjadi generasi yang sehat dan cerdas menuju Indonesia emas.
Demikian disampaikan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo kepada wartawan saat menghadiri sosialisasi gemar makan ikan di Desa Malangan Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten, Selasa 9 Juni 2026. Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai pihak termasuk para pelajar diwilayah itu.
Bupati Klaten juga mengakui tingkat konsumsi makan ikan di Kabupaten Klaten belum tinggi. Melalui sosialisasi gemar makan ikan tersebut dapat meningkatkan konsumsi makan ikan terutama generasi penerus.
“Harapannya dengan adanya sosialisasi ini kedepan warga masyarakat khusunya calon generasi penerus lebih paham pentingnya makan ikan. Agar meningkatkan kecerdasannya , kesehatannya menuju generasi emas. Diakui tingkat konsumsi makan ikan di klaten belum tinggi,” kata Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.
Kehadiran Bupati Klaten di Desa Malangan Kecamatan Tulung tersebut selain menghadiri sosialisasi gemar makan ikan juga melakukan pernebaran benih ikan kurang lebih sepuluh ribu benih di embung setempat. Melalui penebaran ikan itu nantinya dapat menopang cadangan ikan gunua mendukung gemar makan ikan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten Iwan Kurniawan mengatakan sosialisasi gemar makan ikan itu selain untuk lebih memasyarakatkan konsumsi ikan juga sebagai upaya mengurangi stunting mengingat nilai protein dari ikan cukup tinggi.Iwan kurniawan juga menyebut tingkat konsumsi makan ikan di klaten masih rendah pada kisaran 18 kilogram perkapita pertahun dan secara ideal 24 kilogram perkapita pertahun.
“Tingkat konsumsi masih terbilang rendah. Angka dari BPS masih diangka 18 kilogram perkapita pertahun kalau idealnya 24. Artinya dalam sehari orang paling tidak 60 sampai 70 gram perhari dan sekarang belum mencapai,” katanya.
Iwan Kurniawan mengatakan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi gemar makan ikan ditinkgat masyarakat. Selain itu juga akan terus mengembangkan kelompok budidaya ikan.
Sementara ikan yang ditebar di embung Desa Malangan tersebut jenis tawes yang dinilai tidak mengganggu jenis ikan yang lain dan tidak sebagai predator. Adam sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....