Disdikbud Sragen Pastikan Kesiapan Teknis SPMB 2026, Pelaksanaan Dijamin Lancar

  • 05 Jun 2026 14:21 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sragen bergerak cepat mematangkan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah ini ditandai dengan pembentukan tim khusus untuk mengawal jalannya sosialisasi petunjuk teknis (juknis) langsung ke tingkat kecamatan.

Sekretaris Disdikbud Sragen, Sukisno, menjelaskan bahwa pada tanggal 5 dan 6 Mei lalu, dinas menerjunkan 5 tim ke lapangan. Dalam satu hari, setiap tim bertugas menyisir dua wilayah kecamatan untuk memberikan pengarahan komprehensif.

"Kami mengundang perwakilan Camat, Koordinator Wilayah Kecamatan (Korwilcam) Bidang Pendidikan, Kepala SD, Kepala TK se-kecamatan, serta para operator sekolah," ujar Sukisno , Kamis 4 Juni.

Selain menyasar jajaran struktural di kecamatan, Disdikbud Sragen juga telah menggelar pembekalan teknis bagi para operator sekolah selaku garda terdepan pelayanan pendaftaran. Pertemuan teknis ini memadukan sistem tatap muka (luring) untuk perwakilan yang hadir di kantor dinas, serta sistem daring bagi sebagian besar operator SD dan SMP lainnya di Sragen.

Sehingga saat ini, tim sudah sangat siap dalam pelayanan. Ketika dikonfirmasi mengenai kesiapan daya tampung atau kapasitas kursi yang tersedia bagi para calon peserta didik baru, Sukisno menegaskan bahwa seluruh rincian kuota telah dipetakan secara detail di dalam dokumen regulasi resmi.

"Untuk TK memang belum menjadi kewajiban formal. Namun untuk jenjang Sekolah Dasar, daya tampung kuota yang tersedia di seluruh SD Negeri Kabupaten Sragen mencapai 15.540 kursi," katanya menjelaskan.

Sedangkan total daya tampung atau kuota untuk jenjang SMP di Kabupaten Sragen adalah 14.144 murid. Terbagi untuk negeri dan Swasta, SMP Negeri kuota 9.792 murid sedangkan SMP Swasta 4.352 murid.

Angka tersebut selaras dengan lampiran Keputusan Bupati Nomor 400.3.5/89/01.3/2026 tentang Juknis SPMB Sragen, yang merinci daya tampung SD Negeri sebesar 15.540 siswa dari total 555 rombongan belajar (rombel). Sukisno menambahkan, pemetaan daya tampung untuk sekolah negeri dan swasta sengaja dipisah di dalam juknis guna memastikan transparansi proses analisis data seleksi nanti.

Melalui persiapan yang matang dan pembekalan operator secara berjenjang ini, Pemkab Sragen optimistis pelaksanaan SPMB tahun 2026 yang dijadwalkan berjalan sepanjang bulan Juni hingga Juli dapat berlangsung objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....