Disdik Solo Temukan Web SPMB Palsu, Pastikan Hanya Daftar di Web Resmi

  • 04 Jun 2026 14:41 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Dinas Pendidikan Kota Surakarta mengimbau para orang tua dan calon peserta didik untuk mewaspadai kemunculan situs web pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP palsu.

Situs bodong yang menggunakan alamat fiktif tersebut diduga kuat menjadi modus kejahatan siber berupa penipuan atau pencurian data pribadi (scamming) masyarakat.

Berdasarkan temuan di lapangan, situs palsu tersebut menggunakan alamat domain smp.spmbsolo.com dan dirancang menyerupai platform resmi milik pemerintah.

Di dalam situs tersebut, oknum tidak bertanggung jawab mengunggah rangkaian informasi palsu mulai dari jadwal, prosedur pendaftaran, hingga jumlah kuota siswa untuk mengecoh pendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, memastikan seluruh informasi yang dimuat dalam situs ilegal tersebut tidak benar dan sepenuhnya merupakan hoaks.

Ia menegaskan gerbang pelayanan pendaftaran sekolah negeri tingkat pertama di Surakarta secara daring hanya difokuskan pada satu kanal resmi pemerintah.

"Kami sampaikan bahwa alamat resmi yang dipakai untuk proses pelayanan pendaftaran maupun mengakses informasi terkait SPMB adalah spmb.surakarta.go.id. Kami ulangi, alamat resminya hanya spmb.surakarta.go.id," ujar Dwi Ariyatno kepada rri.co.id, Kamis, 4 Juni 2026.


Dwi menjelaskan, penemuan situs penipuan ini bermula dari banyaknya aduan masyarakat yang mengalami kebingungan akibat adanya perbedaan informasi jadwal serta alur pengumuman.

Tim teknis dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta segera melakukan penelusuran mendalam dan mengidentifikasi bahwa situs ilegal tersebut sengaja menumpangi momen tahunan pendaftaran sekolah.

"Setelah kami identifikasi, ini adalah upaya scamming. Hal ini memang sejak awal sudah kami prediksikan, ada pihak-pihak yang berupaya melakukan perekaman data secara ilegal dengan menumpangi momen pendaftaran sekolah," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pendidikan mengimbau para orang tua wali murid untuk lebih cermat memeriksa akhiran atau domain alamat situs web yang digunakan.

Pemerintah menekankan bahwa semua portal resmi instansi pemerintahan di Kota Surakarta wajib menggunakan domain berakhiran .go.id, sementara penggunaan domain umum seperti .com dipastikan palsu dan tidak sah. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....