Bupati Klaten Jenguk dan Beri Bantuan Korban Keganasan Klitih
- 03 Jun 2026 14:32 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menjenguk korban keganasan aksi klitih yang terjadi di wilayah Klaten sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan untuk meringankan beban pengobatan korban.
Dalam kunjungan ke kediaman salah satu korban di Kelurahan Sidowayah, Kecamatan Klaten Tengah tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (Dinsos P3APPKB) Kabupaten Klaten, Puspa Enggar Hastuti, perwakilan Dinas Kesehatan, serta perwakilan Baznas Klaten.
Kepada wartawan, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang menimpa warganya. Ia menjelaskan, korban aksi kekerasan remaja tersebut telah menjalani operasi dengan biaya mandiri.
Oleh karena itu, Pemkab Klaten bersama instansi terkait hadir untuk memberikan santunan tunai guna meringankan beban keluarga.
"Salah satu warga kita ternyata menjadi korban klitih di Prambanan pada saat malam takbiran lalu. Korban sudah menjalani operasi dan kemarin biayanya masih mandiri. Maka hari ini kami hadir bersama Dinsos, Dinkes, dan Baznas, patungan untuk membantu meringankan biaya korban," ujar Hamenang, Rabu 3 Juni 2026.
Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp15 juta, dengan rincian Rp10 juta dari Pemerintah Kabupaten Klaten melalui Dinas Sosial, dan Rp5 juta bersumber dari Baznas Klaten.
Hamenang menegaskan, peristiwa ini harus menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda dalam menjaga pergaulan. Ia mengimbau para remaja untuk mengurangi aktivitas berkumpul pada malam hari jika tidak ada keperluan yang mendesak. "Gunakan waktu untuk kegiatan-kegiatan yang positif," katanya menegaskan.
Sementara itu, salah satu korban, Aldino Akbar (19), mengaku mengalami luka di beberapa bagian tubuh akibat sabetan senjata tajam. Ia menceritakan, peristiwa bermula pada malam takbiran Rabu 27Mei din hari. Sepulang kerja, ia berboncengan tiga orang bersama temannya menuju arah Yogyakarta.
Sesampainya di wilayah Kalasan, mereka memutuskan putar balik ke arah Klaten. Namun secara tiba-tiba, teman Aldino dilempari batu hingga mengalami luka bocor di bagian kepala. Pelaku terus mengejar mereka hingga ke kawasan Candi Sewu, di mana pelaku akhirnya mengeluarkan senjata tajam.
"Kalau saya kena bacok di belakang Candi Sewu Prambanan. Sementara teman saya yang kepalanya bocor, terkena lemparan batu saat di Kalasan," ucap Aldino.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Prambanan Klaten, AKP Nyoto, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) meliputi wilayah Kalasan, Sleman dan Prambanan, Klaten.
Saat ini, kasus dugaan penganiayaan dan kenakalan remaja tersebut telah dilimpahkan dan ditangani oleh Satreskrim Polres Klaten. (Adam Sutanto)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....