Dinsos Solo Targetkan 1.000 KPM Keluar dari Bansos

  • 03 Jun 2026 14:30 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Program penempelan stiker pada rumah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial di Kota Surakarta tidak hanya bertujuan memperbarui data kemiskinan. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surakarta juga mendorong transparansi penyaluran bantuan sekaligus meningkatkan jumlah keluarga yang mampu keluar secara mandiri dari program bansos.

Kepala Dinsos Kota Surakarta, Samsu Tri Wahyudin, mengatakan keberadaan stiker akan memudahkan masyarakat dan pemerintah melakukan pengawasan terhadap distribusi bantuan sosial. “Yang pertama itu untuk transparansi distribusi bantuan sosial,” katanya, Rabu 3 Mei 2026.

Ia menjelaskan stiker menjadi penanda bahwa penghuni rumah merupakan penerima bantuan sosial yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan demikian, masyarakat dapat ikut memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memang berhak.

Menurut Samsu, program tersebut juga menjadi instrumen untuk mendorong graduasi mandiri bagi keluarga penerima manfaat yang kondisi ekonominya sudah membaik. Dinas Sosial menargetkan sekitar 1.000 keluarga dapat keluar dari program bansos secara sukarela pada tahun 2026. “Jadi dia didorong supaya mandiri untuk terlepas dari penerima bantuan,” ujarnya.

Untuk mendukung target tersebut, Dinas Sosial memberikan berbagai bentuk pendampingan kepada keluarga penerima manfaat. Pendampingan dilakukan melalui bantuan sarana usaha, penguatan pemasaran, hingga pelatihan pengembangan usaha. “Kita berikan bantuan usaha, branding, sampai digitalisasi usaha,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengatakan program stikerisasi merupakan bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan yang lebih terukur. Pemerintah ingin memastikan bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mampu meningkatkan kemandirian masyarakat.

“Ini merupakan komitmen kami dalam rangka memperbaharui data sekaligus implementasi bagaimana program penanggulangan kemiskinan bisa dijalankan dengan tepat sasaran,” katanya usai melakukan penempelan stiker di kelurahan Mojosongo. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....