Wali Kota Respati Minta UNS Fasilitasi Kuliah Warga Miskin Berprestasi

  • 09 Mei 2026 12:18 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi meminta Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan perhatian khusus kepada warga Kota Surakarta dari keluarga kurang mampu namun memiliki prestasi akademik agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi di UNS. Permintaan tersebut disampaikan dalam launching Dana Abadi Alumni UNS di Auditorium GPH Haryo Mataram, Jumat malam, 9 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Respati menegaskan pendidikan tinggi harus dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Menurutnya, pelajar dari keluarga prasejahtera yang memiliki kemampuan akademik perlu mendapatkan dukungan agar tidak kehilangan kesempatan kuliah.

“Saya titip kepada Pak Rektor untuk warga Surakarta yang saat ini tercatat di desil 1 dan desil 2, saya mohon dibantu agar dapat berkuliah di UNS,” ujar Respati.

Ia menilai keberadaan perguruan tinggi negeri seperti UNS memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Surakarta. Karena itu, sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan UNS diharapkan semakin kuat, terutama dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Respati mengatakan, masih banyak pelajar berprestasi di Surakarta yang memiliki keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Surakarta, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil, termasuk di bidang pendidikan.

Ia juga mengapresiasi langkah UNS yang selama ini telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu melalui program beasiswa maupun jalur afirmasi pendidikan. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan dan pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Rektor UNS, Prof Hartono menyatakan pihaknya siap menerima usulan tersebut dan berkomitmen terus memberikan kesempatan kepada pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi di UNS.

“Kami siap mendukung usulan tersebut. Saat ini juga sudah ada warga Surakarta yang berprestasi namun kurang mampu yang berkuliah di UNS,” katanya.

Menurutnya, UNS terus memperluas akses pendidikan inklusif melalui berbagai program beasiswa, bantuan UKT, hingga pembinaan mahasiswa. Langkah tersebut dilakukan agar tidak ada pelajar berprestasi yang kehilangan kesempatan kuliah karena kendala ekonomi.

Launching Dana Abadi Alumni UNS menjadi momentum memperkuat kontribusi alumni terhadap pengembangan kampus dan dunia pendidikan. Program dana abadi tersebut diharapkan menjadi sumber dukungan berkelanjutan bagi pengembangan pendidikan, riset, serta bantuan sosial pendidikan bagi mahasiswa yang membutuhkan. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....