Pembangunan Infrastruktur Jateng Disorot, imbas Kenaikan Harga Aspal
- 29 Mei 2026 21:33 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan aspal menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi DPUPR Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah yang digelar di Gedung Graha Bung Karno, Klaten, Kamis–Jumat 21–22 Mei 2026.
Forum yang diikuti seluruh perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang se-Jawa Tengah itu membahas sinkronisasi program pembangunan infrastruktur daerah tahun anggaran 2026 agar lebih terpadu dan efektif.
Kepala DPU dan Taru Kabupaten Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menilai lonjakan harga material berpotensi memengaruhi pelaksanaan proyek infrastruktur di daerah. Karena itu, pihaknya meminta adanya perhatian dari pemerintah pusat maupun provinsi terkait penyesuaian harga.
“Melihat kondisi harga BBM dan aspal yang mengalami kenaikan secara signifikan di pasar, pemangku kebijakan perlu mempertimbangkan adanya regulasi penyesuaian atau eskalasi harga,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas pekerjaan di lapangan.
“Hal ini penting agar pelaksanaan proyek infrastruktur di daerah tetap berjalan lancar tanpa mengurangi kualitas mutu bangunan,” katanya.
Rapat koordinasi tersebut juga diisi dengan pemaparan arah pembangunan infrastruktur Jawa Tengah oleh Kepala DPUPR Provinsi Jawa Tengah, dilanjutkan presentasi program pembangunan daerah dari masing-masing kabupaten dan kota.
Pada hari kedua, kegiatan berlanjut dengan sarasehan, diskusi teknis, dan koordinasi antarpeserta guna memperkuat sinergi pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Tengah.
Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berharap koordinasi antardaerah semakin solid sehingga pembangunan jalan, jembatan, irigasi, penataan ruang, hingga pengelolaan sumber daya air dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi. (Ril/Ase)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....