Gelar Kurban di 7 Titik, MTA Solo Raya Konsisten Gunakan Besek untuk Bagikan Daging

  • 28 Mei 2026 19:53 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Majlis Tafsir Al-Qur'an (MTA) Pusat menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah secara tersebar di tujuh titik wilayah Solo Raya.

Pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang telah menjadi tradisi selama puluhan tahun ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari berturut-turut mulai Rabu, 27 Mei 2026.

Ketua Panitia Qurban MTA Pusat, Muhammad Ghozali, mengatakan, ketujuh titik pusat penyembelihan tersebut tersebar di beberapa daerah, meliputi wilayah Sukoharjo, Karanganyar, Boyolali, Klaten, dan Sragen.

Untuk jumlah total hewan kurban tahun ini diperkirakan hampir sama dengan tahun lalu yang sukses menyembelih sebanyak 682 ekor sapi dan 5.233 ekor kambing.

"Kalau dalam kepanitiaan kita kan sudah terbiasa untuk melaksanakan sudah puluhan tahun yang lalu. Jadi modelnya ya hampir sama, kita menyembelih selama empat hari kalau di pusat," ujar Ghozali saat dihubungi rri.co.id, Kamis, 28 Mei 2026.

Ada hal unik dalam proses pengemasan daging kurban di MTA, yakni konsistensi panitia yang tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai. Sebagai gantinya, panitia memilih menggunakan wadah anyaman bambu atau besek tradisional yang dialasi dengan daun jati segar.

"Menggunakan besek karena ramah lingkungan. Kemudian daging yang ditaruh di dalam besek, kemudian dilambari daun jati itu kan akan lebih awet karena memang ada pori-porinya," kata Ghozali menambahkan.


Sistem distribusi daging kurban ini dilakukan secara terstruktur dengan memanfaatkan basis data penerima manfaat yang telah diinput terlebih dahulu.

Tiap cabang MTA yang berdekatan akan menyuplai hewan dan mengambil alih pendistribusian ke wilayah masing-masing setelah proses pemotongan selesai.

Penerima manfaat daging kurban MTA tidak hanya terbatas pada warga internal saja, melainkan juga menyasar masyarakat umum di sekitar cabang.

Selain itu, panitia juga membagikan paket kurban kepada para tokoh agama, ustaz, serta sejumlah instansi pemerintahan di Solo Raya. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....