Ada Temuan Cacing Hati, Dispertan PP Pastikan Daging Kurban di Karanganyar Aman

  • 28 Mei 2026 12:41 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar menemukan kasus infeksi cacing hati pada sapi kurban saat melakukan penyisiran kelayakan daging hingga hari kedua Iduladha 1447 Hijriah. Temuan penularan parasit tersebut langsung direspons oleh petugas medis dengan melarang peredaran jeroan yang rusak kepada masyarakat.

Medik Veteriner Dispertan PP Karanganyar, Fatkhur Rakhman, mengungkapkan kasus kecacingan tersebut terdeteksi di salah satu titik pemotongan wilayah Ngadiluweh, Kecamatan Matesih, Karanganyar. Tim medis langsung menginstruksikan panitia kurban setempat untuk memusnahkan organ hati tersebut dengan cara dikubur.

“Ngadiluweh itu ada kena cacingan satu. Jadi hatine ada cacingnya satu. Sudah tak suruh untuk dikubur. Jadi tidak tidak boleh didistribusikan,” kata Fatkhur Rakhman saat dikonfirmasi RRI, Kamis 28 Mei 2026.

Fatkhur mengingatkan selain hati, bagian jeroan lain seperti paru-paru juga wajib diwaspadai jika memiliki bercak benjolan putih seperti keju karena mengindikasikan penyakit TBC yang bisa menular ke manusia. Untuk mengantisipasi temuan parasit hati di kemudian hari, ia menyarankan para pembeli untuk meminta pedagang memberikan obat cacing pada ternak sebulan sebelum disembelih.

“Nah, itu juga disarankan untuk tidak dikonsumsi, tidak didistribusikan. Disarankan untuk dikubur. Karena itu penyakitnya dikhawatirkan menular ke kita kalau yang di paru itu,” kata Medik Veteriner tersebut.

Guna mengawal kelayakan konsumsi jeroan ini, lanjut Fatkhur, Dispertan PP menerjunkan sedikitnya 60 personel yang disebar secara masif ke 17 kecamatan di seluruh Bumi Intanpari hingga hari tasyrik usai. Seluruh data temuan klinis di lapangan tersebut nantinya akan dievaluasi total untuk memetakan sebaran kasus hewan ternak di Kabupaten Karanganyar.

“Itu kalau ditotali mungkin sekitar 60an ya Mas ya, tujuh belas kecamatan. Dari sekian banyak data yang terkumpul nanti kita bisa memperkirakan kira-kira kasus paling banyak apa,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dispertan PP Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, memastikan pasokan daging kurban secara makro di wilayahnya berada dalam status sehat, meskipun ditemukan kasus cacing hati,. Pemeriksaan ketat pada organ dalam mulai dari jantung, limpa, hingga jeroan terus digencarkan demi menjamin ketenangan konsumen.

“Intinya secara umum kondisi hasil pemeriksaan sapi hewan kurban yang disembelih di tujuh belas kecamatan secara umum sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ucap Feriana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....