Update Banjir Solo, Data BPBD Warga Terdampak Capai Ratusan KK
- 15 Apr 2026 11:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Hujan deras dengan durasi lama yang mengguyur wilayah Solo Raya sejak Selasa 14 April 2026 malam mengakibatkan banjir genangan di berbagai titik di Kota Solo. Berdasarkan data terbaru dari Pusdalops BPBD Kota Surakarta hingga Rabu 15 April pagi, ratusan Kepala Keluarga (KK) dilaporkan terdampak dan sebagian terpaksa mengungsi.
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kota Solo Dwi Ari Daryatmo, menyampaikan bahwa personel TRC BPBD telah diterjunkan ke lokasi sejak Selasa pukul 21.42 WIB untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan evakuasi warga.
"Hujan dengan intensitas tinggi di seputaran Solo Raya mengakibatkan air meluap dan menggenangi permukiman warga di beberapa kelurahan. Fokus kami saat ini adalah evakuasi kelompok rentan dan pendistribusian bantuan logistik darurat," ujar Dwi Ari Daryatmo, dalam laporan resminya, Rabu.
Banjir menggenangi pemukiman di sedikitnya sembilan kelurahan. Adapun rinciannya yang terdampak wilayah Kelurahan Panularan. Kelurahan ini nenjadi salah satu wilayah terdampak cukup besar dengan total sekitar 187 KK di RW 02.
Lantas Kelurahan Joyosuran, tercatat 117 KK di RT 01 RW 08 terdampak luapan air. Kemudian Kelurahan Tipes tersebar di RW 11, 12, 13, dan 15 dengan total lebih dari 200 KK terdampak.
Kelurahan Pajang, sebanyak 102 KK terdampak di beberapa RT. Kelurahan Bumi, khususnya di RT 03 RW 05, terdapat 60 KK terdampak yang mencakup 50 lansia dan 20 balita.
Kelurahan Kratonan, Joyontakan, Sondakan, dan Laweyan juga melaporkan adanya genangan di pemukiman warga.
Hingga dini hari tadi, sejumlah warga telah dievakuasi ke titik-titik aman. Beberapa lokasi pengungsian yang telah terisi antara lain: Masjid Al-Furqon (Panularan) 11 jiwa. Kemudian Gedung LDII & Balai Warga (Pajang) 38 jiwa.
Lantas di Gedung TK (Bumi) 30 jiwa. Masjid Al Hidayah (Joyontakan) 14 jiwa. Dan di rumah warga Tipes 18 jiwa (termasuk lansia dan balita).
"BPBD Kota Surakarta telah menyalurkan dukungan logistik awal berupa 70 lembar matras, 70 pcs selimut, 6 box hygiene kit, dan 10 paket sembako untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi," ujar kepala BPBD
Ari mengatakan, sebanyak 17 personel BPBD didukung tim back-up mako terus bersiaga di lapangan. Selain melakukan evakuasi, tim BPBD terus berkoordinasi dengan pemangku wilayah guna memantau perkembangan debit air.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan. Bagi warga yang membutuhkan bantuan darurat dapat menghubungi layanan
call center BPBD Kota Surakarta di nomor (0271) 7464455 atau melalui layanan darurat 112. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....