Banjir Rendam Perbatasan Solo–Sukoharjo, Warga Siaga Banjir Lebih Tinggi

  • 15 Apr 2026 10:33 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Solo Raya sejak Selasa malam menyebabkan banjir di kawasan perbatasan Kelurahan Joyotakan, Kota Solo, dan Desa Kadokan, Kabupaten Sukoharjo. Hingga Rabu, 15 April 2025 pagi, genangan air di sejumlah titik dilaporkan masih belum surut dan mengganggu aktivitas warga.

Kondisi di lapangan menunjukkan permukiman warga masih tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi. Selain itu, akses jalan lingkungan juga sulit dilalui kendaraan akibat genangan yang cukup tinggi.

Salah satu warga, Prastawa, mengatakan hujan deras telah berlangsung sejak sore hari dengan intensitas tinggi hingga dini hari. Air dengan cepat masuk ke dalam rumah warga sehingga mereka harus segera mengamankan barang-barang.

“Hujan sejak sore deras banget, terus berlanjut sampai malam bahkan hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Air cepat naik masuk ke rumah, jadi kami langsung berusaha menyelamatkan barang-barang yang bisa diamankan,” ujar Prastawa saat ditemui RRI, Rabu, 15 April 2026, pukul 09.00 WIB.

Menurutnya, ketinggian air di wilayah tersebut tidak merata, namun secara umum cukup tinggi dan mengganggu aktivitas warga. Ia menyebut genangan air mencapai lutut hingga perut orang dewasa di beberapa titik.

“Daerah sini bervariasi, tapi rata-rata sekitar 90 cm, ada yang se lutut sampai perut orang dewasa. Sampai sekarang juga airnya belum surut,” imbuhnya.

Sejumlah warga masih bertahan di rumah sambil mengamankan barang-barang mereka. Sementara itu, sebagian lainnya memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Hingga saat ini, warga di kawasan tersebut masih siaga jika terjadi kenaikan debit air kembali. Mereka juga berharap tidak ada hujan susulan yang dapat memperparah kondisi banjir. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....